Investor Tiongkok Incar Pengembangan Tiram Berkelanjutan di Banyuwangi
Perusahaan asal Tiongkok, MATA Ecology, menyatakan ketertarikan untuk mengembangkan budi daya tiram berkelanjutan di Banyuwangi, dengan fokus pada ekosistem ramah lingkungan dan keterlibatan masyarakat lokal.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 00.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kabupaten Banyuwangi kini menjadi target investasi baru dari perusahaan asal Tiongkok, MATA Ecology, yang menyatakan minat kuat untuk mengembangkan sektor budi daya tiram secara berkelanjutan. Proyek ini diarahkan sebagai bagian dari konsep blue industry, di mana kegiatan perikanan dikelola dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan laut serta kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dalam pertemuan dengan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, pihak investor memaparkan rencana strategis yang mencakup seluruh rantai nilai, mulai dari budidaya hingga pengolahan produk turunan. Salah satu inovasi yang disoroti adalah pemanfaatan cangkang tiram yang selama ini dianggap limbah menjadi bahan baku pupuk organik, meningkatkan nilai ekonomi dari hasil laut.
Ipuk menyambut positif rencana tersebut, menilainya selaras dengan visi pembangunan Banyuwangi yang menekankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan lingkungan. Ia menegaskan bahwa program ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir, serta memperkuat sektor kelautan dan perikanan secara menyeluruh.
Pemerintah daerah optimistis bahwa investasi ini tidak hanya memberi dampak langsung pada sektor ekonomi, tetapi juga mendukung ekosistem pesisir dan dapat menjadi pendukung pariwisata berkelanjutan. Dengan pendekatan yang inklusif dan ramah lingkungan, proyek ini diharapkan menjadi model pengembangan sumber daya laut yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gibran Ucapkan Selamat untuk Menkeu Baru
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan penghargaan dan dukungan penuh terhadap Suahasil Nazara yang resmi dilantik sebagai Menteri Keuangan, menekankan pentingnya reformasi fiskal dan transparansi anggaran.
14 September 2026

Prabowo Ganti Menkeu, Suahasil Naik Pangkat Jadi Pengganti Purbaya
Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan dan menunjuk Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada 14 September 2026.
14 September 2026

Pelantikan Menteri Keuangan RI Dilangsungkan 15 September 2026
Kemenkeu resmi melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa pada Selasa, 15 September 2026, di Gedung Juanda, Jakarta.
14 September 2026

RI Dorong Penguatan Transaksi Lokal di BRICS
Indonesia mendorong penguatan penggunaan mata uang lokal dan konektivitas pembayaran lintas negara dalam forum BRICS di Mumbai, 2026.
14 September 2026
Berita Lainnya

Platform Digital Belum Penuhi Kewajiban Lindungi Anak
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Redmi Note 17 Pro Max Siap Hadir dengan Baterai 10.000mAh
Senin, 14 September 2026, 22.36 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.35 WITA

PTBA Jaga Aliran Batu Bara Lewat Rel, Tak Terganggu Kemarau
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Kaji Batasi Konsumsi Pertalite untuk Pastikan Subsidi Tepat Sasaran
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pemerintah Serahkan DIM RUU Ketenagakerjaan ke DPR
Senin, 14 September 2026, 22.34 WITA

Pabrik Baterai EV Karawang Resmi Beroperasi Juli 2026
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA

AI dan Interoperabilitas Jadi Fondasi Transformasi Kesehatan Digital
Senin, 14 September 2026, 22.33 WITA


