Islandia Pilih Tidak Kembali ke Negosiasi Keanggotaan Uni Eropa
Hasil referendum menolak kelanjutan negosiasi keanggotaan Uni Eropa, dengan 52,8% pemilih memilih "tidak" terhadap proposal tersebut.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemilih Islandia menolak secara resmi rencana melanjutkan negosiasi keanggotaan Uni Eropa dalam pemungutan suara yang digelar pada Sabtu, menutup proses politik yang sempat menghangat sejak 2015. Hasil akhir menunjukkan 52,8% memilih menolak, sementara 47,2% mendukung, dengan perhitungan suara selesai setelah berlangsung sepanjang malam. Reykjavik menjadi satu-satunya wilayah yang mayoritas mendukung gagasan bergabung, mencerminkan perbedaan regional yang tajam terhadap kebijakan luar negeri dan integrasi ekonomi.
Ketegangan politik yang muncul akibat pernyataan Presiden AS Donald Trump soal Greenland menjadi salah satu faktor krusial dalam kampanye referendum. Ancaman yang dilontarkan secara berulang terhadap wilayah kutub tersebut memperkuat narasi bahwa keterikatan dengan Eropa bisa menjadi jaminan keamanan jangka panjang. Meski Islandia sudah menjadi anggota NATO, pendukung keanggotaan menekankan perlindungan kolektif yang lebih kuat melalui integrasi politik dan ekonomi dengan blok Eropa.
Pemerintah koalisi kiri yang terpilih tahun 2024 mempercepat jadwal referendum setelah Trump menyebut Islandia secara keliru empat kali dalam pidato terkait ambisi atas Greenland. Perdana Menteri Kristrún Frostadóttir, yang menjadi tokoh utama dalam kampanye pendukung, menyampaikan harapan agar hasil ini tidak memperdalam perpecahan sosial. Ia menegaskan bahwa meski emosi tinggi, dialog terbuka telah terjalin dengan berbagai kelompok di seluruh negeri, menciptakan ruang untuk menerima hasil secara damai.
Argumen utama dari kelompok penolak berpusat pada kekhawatiran atas kedaulatan nasional, terutama dalam sektor perikanan yang menjadi tulang punggung ekonomi. Mereka menekankan bahwa Islandia sudah menikmati akses pasar bebas Uni Eropa serta kebebasan perjalanan Schengen tanpa harus menjadi anggota penuh. Sementara itu, pendukung menekankan manfaat stabilitas ekonomi, termasuk pengurangan inflasi dan suku bunga melalui penggunaan euro, serta keunggulan dalam menghadapi tantangan lintas batas seperti perubahan iklim.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

