Jababeka Kuasai 51% Saham Seafer di Kendal
PT Jababeka Tbk mengakuisisi 51% saham PT Kawasan Industri Seafer melalui anak usahanya, menguatkan posisi di pengembangan kawasan industri Jawa Tengah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 5 Oktober 2026, 15.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Jababeka Tbk resmi mengambil alih kendali atas PT Kawasan Industri Seafer (KIS) dengan memperoleh 51% saham melalui entitas anaknya, PT Indocargomas Persada. Transaksi ini dilakukan pada 1 Oktober 2026 dan mencakup pembelian 340.863.090 saham dari PT Seafer Lumina Capital, pemegang saham sebelumnya. Nilai transaksi senilai Rp340,86 miliar, sesuai dengan proporsi kepemilikan atas modal ditempatkan dan disetor KIS yang berjumlah 668.359.000 saham.
Setelah transaksi selesai, PT Seafer Lumina Capital tetap menjadi pemegang saham minoritas dengan porsi 49%, sementara PT Indocargomas Persada menjadi pemegang saham pengendali. Dengan kepemilikan ini, Jababeka mendapatkan kendali penuh atas pengelolaan dan pengembangan kawasan industri yang berlokasi di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah.
Manajemen Jababeka menyatakan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk memperluas basis pengembangan kawasan industri, khususnya di wilayah Jawa Tengah. Dengan menguasai KIS, perusahaan mendapatkan akses langsung terhadap land bank seluas 500,24 hektar yang memiliki potensi besar untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas industri.
Proyek ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri di Kendal, menarik investasi lebih besar, serta meningkatkan efisiensi operasional melalui integrasi manajemen dan pengelolaan aset. Jababeka menegaskan bahwa transaksi tidak berdampak material terhadap kinerja keuangan, hukum, maupun kelangsungan usaha perusahaan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lima PO Bus Paling Banyak Melanggar, Ini Jenis Pelanggarannya
Lima perusahaan otobus tercatat melakukan pelanggaran terbanyak dalam pengawasan di terminal penumpang tipe A selama periode Januari hingga Oktober 2026, didominasi pelanggaran penyimpangan trayek dan dokumen kedaluwarsa.
5 Oktober 2026

China Tutup 670 Bank, Fokus Perkuat Sistem Keuangan
Pemerintah China menutup lebih dari 670 bank pada 2025, sebagian besar di wilayah pedesaan, sebagai bagian dari upaya konsolidasi sistem perbankan demi stabilitas dan pengawasan yang lebih ketat.
5 Oktober 2026

Harga BBM Subsidi Tetap, Jaga Stabilitas Ekonomi Nasional
Pemerintah menegaskan harga BBM bersubsidi tak akan naik untuk menjaga inflasi dan daya beli masyarakat, sambil memastikan stok mencapai 18–20 hari.
5 Oktober 2026

Menkeu Lantik 17 Pejabat Baru, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Menteri Keuangan melantik 17 pejabat di lingkungan Kemenkeu, termasuk 13 dari DJP, satu dari DJBC, dan tiga dari KSSK, dengan fokus pada penyelesaian target APBN 2026 dan persiapan APBN 2027.
5 Oktober 2026
Berita Lainnya

Harga Mobil Hybrid di Indonesia Per Oktober 2026 Terkini
Senin, 5 Oktober 2026, 15.37 WITA

Aturan Kuota Sisa Diperdebatkan, ATSI Minta Jelas ke Kementerian
Senin, 5 Oktober 2026, 15.34 WITA

AI Picu Kekacauan Pemilu di Asia Tenggara, Peringatan dari Pakar
Senin, 5 Oktober 2026, 15.30 WITA

Prabowo Pimpin Upacara HUT TNI ke-81 di Cilangkap
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

26 Negara Bagian Gugat Trump Soal Penurunan Standar Kendaraan
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

KKP Amankan Kapal Ikan Diduga Terkait Penganiayaan Awak Kapal
Senin, 5 Oktober 2026, 15.29 WITA

Kapal Ikan KM Maulana 23 Diamankan KKP Usai Video Kekerasan Viral
Senin, 5 Oktober 2026, 15.28 WITA

Suahasil Lantik 17 Pejabat, Tekankan Tuntaskan APBN 2026
Senin, 5 Oktober 2026, 15.27 WITA

