Jalan Baru 10 Kilometer Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Timur Bogor
Pembukaan jalan sepanjang 10 kilometer dari Transyogi ke Sukaresmi ditargetkan selesai 2026 untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mendukung pengembangan pusat ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menyiapkan akses jalan baru sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan Jalan Transyogi dengan Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menggerakkan ekonomi di wilayah timur, yang sebelumnya terkendala aksesibilitas. Pembangunan dimulai pada 2025 dan ditargetkan selesai pada 2026, dengan fokus pada peningkatan konektivitas antarwilayah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembukaan jalan ini bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi bagian dari upaya mewujudkan keseimbangan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten. Dengan target selesai dalam dua tahun, proyek ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan yang sebelumnya kurang tersentuh pembangunan.
Sebelum pelaksanaan konstruksi, pemerintah telah menyelesaikan pengadaan lahan seluas 64,5 hektare di Desa Sukaresmi sebagai lokasi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ketersediaan lahan ini menjadi prasyarat penting bagi terwujudnya rencana pengembangan kawasan industri, perdagangan, dan layanan publik yang dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.
Rudy menekankan bahwa meskipun proses pemekaran wilayah seperti Bogor Timur masih berjalan dalam tahapan yang kompleks, pemerintah kabupaten tetap menjalankan kewenangan yang dimiliki. Dengan membangun infrastruktur dasar seperti jalan, pemerintah berupaya menciptakan kondisi yang mendukung keberlanjutan pembangunan, sekaligus menanggapi harapan masyarakat akan pemerataan yang nyata.
Pembangunan jalan ini juga merupakan kelanjutan dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang telah dilaksanakan sejak 2025, meliputi rekonstruksi jalan dari Desa Tajur hingga Sukamakmur. Konektivitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta menarik investasi swasta ke wilayah timur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Menkomdigi Dorong Telin Jadi Jembatan Digital Indonesia Global
Kunjungan Menkomdigi ke Los Angeles menekankan peran strategis Telin dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia ke pasar global.
25 September 2026

Pemerintah Siapkan Badan Dana Khusus untuk Tol Prioritas
Pemerintah tengah mempersiapkan balai pengelola dana khusus untuk menopang pembangunan jalan tol yang kurang menarik bagi swasta, dengan kajian selesai paling lambat tahun depan.
24 September 2026

Avengers: Endgame Encore Hadirkan Adegan Baru Jelang Doomsday
Film Avengers: Endgame Encore tayang perdana di Indonesia pada 23 September 2026 dengan empat adegan tambahan yang mengarah langsung ke Avengers: Doomsday.
24 September 2026

Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta Fokus pada Keselamatan dan Perbaikan Infrastruktur
Pemprov DKI Jakarta mulai evaluasi menyeluruh terhadap jalur sepeda dengan fokus pada perbaikan desain, lebar, dan kondisi permukaan, seiring komunitas pesepeda menyerukan uji coba dan pemeliharaan rutin.
24 September 2026
Berita Lainnya

Minat Investor Indonesia ke Saham AS Melesat
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

Komisaris MEDC Lepas 3 Juta Saham, Kepemilikan Menyusut
Jumat, 25 September 2026, 23.26 WITA

BRI Money Changer Hadir di Titik Strategis untuk Kemudahan Tukar Valas
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

OJK Cabut Izin BPRS Musyarakah Ummat Indonesia
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Danantara Dilibatkan Perkuat Pengelolaan Dana Pensiun BUMN
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

Mendag Perkuat Komunikasi dengan Ritel Atasi Kelangkaan Beras Premium
Jumat, 25 September 2026, 23.25 WITA

CIMB Niaga Dapat Dua Penghargaan Global untuk Pembiayaan Berkelanjutan
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

OJK Perbarui Aturan Pelaporan Insidental untuk Sektor Modal dan Karbon
Jumat, 25 September 2026, 23.24 WITA

