Sabtu, 26 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jalan Baru 10 Kilometer Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Timur Bogor

Pembukaan jalan sepanjang 10 kilometer dari Transyogi ke Sukaresmi ditargetkan selesai 2026 untuk mendorong pemerataan pembangunan dan mendukung pengembangan pusat ekonomi baru di wilayah timur Kabupaten Bogor.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 03.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Jalan Baru 10 Kilometer Siap Dorong Pertumbuhan Ekonomi Timur Bogor📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menyiapkan akses jalan baru sepanjang 10 kilometer yang menghubungkan Jalan Transyogi dengan Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Proyek ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menggerakkan ekonomi di wilayah timur, yang sebelumnya terkendala aksesibilitas. Pembangunan dimulai pada 2025 dan ditargetkan selesai pada 2026, dengan fokus pada peningkatan konektivitas antarwilayah.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pembukaan jalan ini bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi bagian dari upaya mewujudkan keseimbangan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten. Dengan target selesai dalam dua tahun, proyek ini diharapkan menjadi fondasi bagi pengembangan ekonomi berkelanjutan di kawasan yang sebelumnya kurang tersentuh pembangunan.

Sebelum pelaksanaan konstruksi, pemerintah telah menyelesaikan pengadaan lahan seluas 64,5 hektare di Desa Sukaresmi sebagai lokasi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Ketersediaan lahan ini menjadi prasyarat penting bagi terwujudnya rencana pengembangan kawasan industri, perdagangan, dan layanan publik yang dapat menyerap tenaga kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Rudy menekankan bahwa meskipun proses pemekaran wilayah seperti Bogor Timur masih berjalan dalam tahapan yang kompleks, pemerintah kabupaten tetap menjalankan kewenangan yang dimiliki. Dengan membangun infrastruktur dasar seperti jalan, pemerintah berupaya menciptakan kondisi yang mendukung keberlanjutan pembangunan, sekaligus menanggapi harapan masyarakat akan pemerataan yang nyata.

Pembangunan jalan ini juga merupakan kelanjutan dari program Inpres Jalan Daerah (IJD) yang telah dilaksanakan sejak 2025, meliputi rekonstruksi jalan dari Desa Tajur hingga Sukamakmur. Konektivitas yang lebih baik diharapkan mampu meningkatkan mobilitas, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta menarik investasi swasta ke wilayah timur.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya