Jalur Alternatif Medan–Berastagi Siap Dijalankan 2027
Pemprov Sumut siapkan jalur alternatif untuk wisatawan ke Berastagi mulai 2027, fokus pada kendaraan roda enam ke bawah guna kurangi kemacetan dan tingkatkan keselamatan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 01.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mempersiapkan jalur alternatif antara Medan dan Berastagi di Kabupaten Karo sebagai solusi jangka pendek mengatasi kemacetan akibat lonjakan kunjungan wisatawan. Rencana ini bakal mulai dikerjakan secara fisik pada 2027 dan ditargetkan selesai pada 2028–2029, dengan fokus pada kendaraan wisata berukuran kecil hingga roda enam. Jalur ini dirancang sebagai alternatif dari Jalan Jamin Ginting yang sering mengalami kemacetan saat akhir pekan dan libur nasional.
Pembangunan jalur alternatif ini melibatkan tiga pihak pengelola jalan: pemerintah pusat, provinsi, serta dua kabupaten, Deli Serdang dan Karo. Ruas jalan yang akan diperbaiki meliputi Medan–Namorambe–Sembahe, dengan pelebaran dari empat menjadi enam hingga delapan meter. Arah kendaraan wisata akan diarahkan ke kiri dari Simpang Poci di Jalan Jamin Ginting menuju rute baru yang lebih lebar dan aman.
Kendaraan logistik tetap akan menggunakan jalur utama Jamin Ginting untuk menjamin kelancaran distribusi. Gubernur Sumut menegaskan bahwa proyek jalan tol Medan–Berastagi tetap menjadi prioritas strategis dan akan dimasukkan dalam rencana nasional oleh Bappenas. Namun, mengingat durasi pembangunan yang panjang, intervensi fisik pada jalur yang ada menjadi langkah krusial untuk segera menangani tekanan lalu lintas.
Pembenahan infrastruktur ini juga mencakup kawasan strategis seperti Taman Hutan Raya Berastagi dan Tugu Perjuangan Berastagi. Pemprov tidak membangun fasilitas komersial besar seperti mal atau hotel, melainkan fokus pada pembenahan dasar yang mendukung keberlanjutan ekonomi lokal. Sebagaimana pengalaman revitalisasi Kota Lama Medan, intervensi ini diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat setempat.
Sukarya Sinulingga, perwakilan Ikatan Cendekiawan Karo, menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, jalur alternatif mampu mengatasi empat titik kemacetan utama yang selama ini menghambat mobilitas dan distribusi. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah dan menyatakan komitmen masyarakat Karo untuk mendukung keberlangsungan proyek ini.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


