Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Rupiah Menguat ke Rp17.573 per Dolar AS di Awal Perdagangan

Rupiah bergerak positif ke level Rp17.573 per dolar AS pada pagi hari, didukung penguatan mata uang Asia dan sentimen pasar global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Rupiah Menguat ke Rp17.573 per Dolar AS di Awal Perdagangan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada perdagangan Rabu (9/9) pagi mencatatkan posisi terkuat di Rp17.573 per dolar AS, menguat 59 poin atau 0,33 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Penguatan ini terjadi di tengah kenaikan sejumlah mata uang Asia lainnya yang bergerak lebih kuat terhadap dolar AS.

Kinerja rupiah berjalan sejalan dengan tren regional, di mana peso Filipina, dolar Singapura, yen Jepang, dan won Korea Selatan masing-masing menguat 0,19 persen, 0,03 persen, 0,21 persen, dan 0,07 persen. Sebaliknya, ringgit Malaysia dan dolar Hong Kong melemah sedikit, sementara yuan Tiongkok tetap stagnan.

Di pasar global, sejumlah mata uang utama negara maju juga menguat terhadap dolar AS. Euro Eropa naik 0,05 persen, poundsterling Inggris 0,03 persen, dolar Australia 0,07 persen, dolar Kanada 0,03 persen, serta franc Swiss 0,02 persen. Penguatan ini mencerminkan sentimen pasar yang lebih optimistis terhadap ekonomi global.

Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan bergerak dalam kisaran Rp17.550 hingga Rp17.700 per dolar AS hari ini. Ia menyebut bahwa pergerakan mata uang lokal dipengaruhi oleh sikap hati-hati para investor yang menanti rilis survei kepercayaan konsumen Indonesia bulan Agustus, yang akan dirilis siang ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya