Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Jembatan Yalu Baru Resmi Beroperasi Setelah Tundaan 12 Tahun

Jembatan baru di Sungai Yalu yang menghubungkan Dandong, Tiongkok, dengan Sinuiju, Korea Utara, resmi dibuka setelah menunggu selama 12 tahun sejak selesai dibangun pada 2014.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.36 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 185x dibuka
Jembatan Yalu Baru Resmi Beroperasi Setelah Tundaan 12 Tahun📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Jembatan Sungai Yalu yang baru, dengan panjang 3.026 meter dan kapasitas empat lajur, mulai beroperasi secara resmi pada Kamis (15/10), setelah menunggu selama satu dekade lebih sejak penyelesaian konstruksi pada 2014. Pembukaan jembatan ini menandai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas lintas batas antara Tiongkok dan Korea Utara, yang sebelumnya hanya mengandalkan jembatan lama yang terbatas kapasitasnya.

Perluasan akses transportasi ini diharapkan mampu meningkatkan volume perdagangan secara signifikan, memungkinkan ratusan kendaraan melintas setiap hari—jauh melampaui kapasitas jembatan lama yang sempit dan sering mengalami keterbatasan. Jembatan baru ini dirancang sebagai pengganti Jembatan Persahabatan Sino-Korea yang telah berusia puluhan tahun dan tidak lagi mampu menopang arus perdagangan modern.

Korea Utara, yang bergantung pada Tiongkok sebagai mitra dagang utama dan sumber dukungan politik serta ekonomi, menyambut pembukaan jembatan ini sebagai langkah penting untuk mendukung pemulihan ekonomi sipil. Para analis menilai bahwa jembatan tersebut dapat menjadi saluran penting bagi aliran barang, sumber daya, dan investasi dari Tiongkok ke wilayah terisolir tersebut.

Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan memantau perkembangan terkini secara ketat, menyusul sebelumnya Pyongyang membuka jembatan pertamanya ke Rusia—yang mencerminkan perluasan kemitraan strategis negara itu. Sementara perdagangan dengan Tiongkok fokus pada kebutuhan pokok dan komoditas industri, sedangkan hubungan dengan Rusia lebih banyak menyangkut kerja sama militer.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya