KA Wijaya Kusuma Terhambat Usai Tabrakan dengan Mobil di Jember
Keterlambatan 104 menit terjadi pada KA Wijaya Kusuma akibat tabrakan dengan mobil di perlintasan sebidang Jember, menyebabkan korban luka berat dan evakuasi darurat.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 15.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kereta Api Wijaya Kusuma mengalami keterlambatan signifikan pada Sabtu pagi setelah mengalami tabrakan dengan sebuah mobil sedan di perlintasan sebidang KM 176+585, antara Kecamatan Tanggul dan Bangsalsari, Kabupaten Jember. Insiden terjadi pada pukul 03.53 WIB, saat rangkaian kereta melintas dan mobil yang melintas dari arah selatan ke utara tidak berhenti meskipun sinyal sudah berbunyi.
Menurut keterangan dari pihak KAI Daop 9, masinis telah membunyikan klakson lokomotif berulang kali, namun jarak yang sudah sangat dekat membuat tabrakan tak bisa dicegah. Petugas stasiun terdekat serta jajaran Polsuska segera merespons kejadian dan melakukan pengamanan jalur kereta, sambil berkoordinasi dengan Polsek Bangsalsari untuk penanganan lebih lanjut.
Korban tabrakan adalah seorang pria bernama Wawan (45), warga Desa Curah Kalong, yang mengalami luka serius dan dievakuasi ke Puskesmas Bangsalsari untuk penanganan medis. Proses identifikasi dan penyelidikan dilakukan secara tuntas oleh kepolisian setempat sesuai prosedur hukum.
Kereta api sempat terhenti selama 104 menit untuk melakukan pemeriksaan lokomotif dan evakuasi kendaraan, sehingga mengganggu jadwal perjalanan. Namun, seluruh penumpang, awak kereta, dan petugas dalam kondisi selamat. Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI Daop 9 memberikan layanan pemulihan (service recovery) sesuai aturan yang berlaku.
KAI menegaskan kembali pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas di perlintasan sebidang, berdasarkan UU Nomor 23 Tahun 2007 dan UU Nomor 22 Tahun 2009, yang menyatakan pengemudi wajib berhenti saat sinyal berbunyi dan mendahulukan perjalanan kereta api. Masyarakat diminta selalu waspada dan mematuhi peraturan untuk menjaga keselamatan bersama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


