Kadishub DKI Minta Maaf atas Isu Tarif Parkir Rp60 Ribu per Jam
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta meminta maaf atas viralnya isu kenaikan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam, yang disebut belum menjadi keputusan final.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaludin, secara resmi menyampaikan permintaan maaf atas munculnya informasi yang menyebutkan adanya usulan kenaikan tarif parkir mobil hingga Rp60 ribu per jam. Penjelasan ini disampaikan dalam rapat dengan DPRD DKI Jakarta, Rabu (2/9), di mana Budi mengakui adanya kesalahan dalam penanganan komunikasi kebijakan. Ia menegaskan bahwa usulan tersebut tidak pernah disetujui dan masih berada dalam tahap diskusi, bahkan tidak diketahui secara internal oleh jajaran dinas pada saat itu.
Budi menjelaskan bahwa isu tersebut muncul karena adanya penyampaian usulan yang tidak melalui prosedur komunikasi yang tepat dengan lembaga terkait. Ia menyebut bahwa meski ada rencana pengkajian sistem zonasi tarif parkir berdasarkan nilai ekonomi wilayah, keputusan akhir belum ada. Pihaknya kini melakukan evaluasi terhadap proses penyampaian kebijakan agar ke depan tidak terjadi kesalahpahaman serupa, terutama dalam koordinasi dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta.
Sebelumnya, Ketua Pansus Perparkiran DPRD DKI Jakarta, Ahmad Lukman Jupiter, menyebut bahwa dalam usulan sistem zonasi, kawasan seperti SCBD, Menteng, Senayan, dan sejumlah wilayah di Jakarta Selatan dimungkinkan menjadi zona tarif tinggi dengan batas maksimal Rp60 ribu per jam. Namun, Jupiter menegaskan bahwa dirinya justru kritis terhadap skema tersebut, menilai tarif sebesar itu terlalu memberatkan masyarakat dan tidak realistis dalam konteks ekonomi rakyat.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, sebelumnya juga telah membantah tudingan bahwa pemerintah daerah menetapkan tarif parkir sebesar Rp60 ribu per jam. Ia menyatakan bahwa angka tersebut tidak berasal dari Pemprov DKI dan bahkan baru diketahuinya setelah viral di media. Pramono menekankan bahwa belum ada keputusan resmi terkait kenaikan tarif, dan kebijakan apapun akan dipertimbangkan secara matang, termasuk faktor kelayakan dan dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

