Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kajati Sultra Ajak Mahasiswa Baru Bangun Budaya Anti Korupsi

Kajati Sultra edukasi 1.200 mahasiswa baru UM Kendari tentang pentingnya budaya anti korupsi sejak dini melalui pendekatan Islam dan nilai Kemuhammadiyahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 11.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
Kajati Sultra Ajak Mahasiswa Baru Bangun Budaya Anti Korupsi📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., secara langsung memberikan penerangan hukum kepada 1.200 mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Kendari dalam acara yang berlangsung di Aula Asrama Haji Kendari. Kegiatan yang digelar pada Kamis, 17 September 2026, menekankan pentingnya membangun kesadaran hukum sejak masa kuliah sebagai fondasi pencegahan korupsi di masa depan.

Materi utama yang disampaikan berjudul “Membangun Budaya Antikorupsi Sejak Dini”, dengan fokus pada integrasi nilai-nilai keislaman dan prinsip Kemuhammadiyahan sebagai landasan moral dalam mencegah praktik korupsi. Sugeng menekankan bahwa budaya anti korupsi bukan hanya tanggung jawab lembaga, tetapi juga tumbuh dari kesadaran pribadi yang dibentuk sejak dini.

Acara berlangsung secara interaktif, diikuti antusiasme tinggi dari peserta yang aktif mengajukan pertanyaan terkait hukum, mekanisme penegakan hukum, serta peran mahasiswa dalam menjaga integritas sosial. Sesi tanya jawab menjadi momen penting untuk memperdalam pemahaman mahasiswa baru terhadap isu korupsi dan bagaimana mencegahnya dalam kehidupan kampus dan masyarakat.

Kegiatan yang dimulai pukul 10.40 Wita dan berakhir pukul 12.30 Wita berjalan lancar dan tertib, dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas, khususnya Wakil Rektor yang membuka acara. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis kejaksaan dalam membangun ekosistem anti korupsi yang kuat melalui pendidikan dini dan kolaborasi dengan institusi pendidikan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya