Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kakek Temukan Berlian Kuning Langka Saat Ajak Cucu Jelajah Taman

Seorang kakek asal Tennessee menemukan berlian kuning seberat 2,29 karat di taman berlian Arkansas, yang menjadi temuan terbesar ketiga sepanjang 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 07.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kakek Temukan Berlian Kuning Langka Saat Ajak Cucu Jelajah Taman
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pada 16 Agustus 2026, Barry G. Smith, seorang lansia dari Germantown, Tennessee, melakukan kunjungan liburan bersama dua cucunya, Sage dan Juniper, ke Crater of Diamonds State Park di Arkansas. Kegiatan mencari batu mineral yang dilakukan secara santai di area East Drain justru berbuah keberuntungan besar ketika Smith menemukan benda berkilauan di tanah. Awalnya, ia mengira objek tersebut hanyalah serpihan mika biasa, sehingga dengan santai menyimpannya di saku baju dan melanjutkan aktivitas bersama cucu-cucunya.

Temuan itu baru diketahui bernilai tinggi setelah Smith membawanya ke Diamond Discovery Center untuk pemeriksaan resmi. Di sana, batu tersebut dikonfirmasi sebagai berlian murni berwarna kuning dengan berat 2,29 karat—setara dengan ukuran kacang black-eyed pea. Berdasarkan data dari Arkansas State Parks, berlian kuning merupakan jenis yang sangat langka ditemukan di kawasan tersebut, dengan mayoritas penemuan berupa berlian putih atau cokelat.

Nama batu mulia tersebut kemudian diberi julukan Sage Juniper Diamond, menghargai peran kedua cucu Smith dalam momen bersejarah itu. Supervisor fasilitas taman, Ralph Hall, menyatakan kekagumannya terhadap temuan tersebut, yang menyerupai bentuk dan warna berlian legendaris American Dream Diamond yang pernah ditemukan di lokasi yang sama. Keunikan warna kuning berasal dari kandungan nitrogen dalam struktur kristal berlian yang menyerap cahaya biru dan memantulkan cahaya kuning.

Hingga 29 Agustus 2026, total 351 berlian telah tercatat sebagai hasil temuan pengunjung di taman tersebut, dengan rata-rata 1 hingga 2 berlian ditemukan setiap hari. Meski temuan Smith masuk dalam peringkat tiga terbesar sepanjang tahun, pihak pengelola tidak merilis nilai ekonomi karena tidak memiliki sertifikasi gemolog resmi untuk penilaian. Kebijakan "Finders, Keepers" tetap berlaku, memungkinkan setiap pencari berlian membawa hasil temuannya pulang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya