Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pemerintah Rancang Rekening Otomatis untuk Warga Dewasa

Pemerintah siapkan pembukaan rekening bank secara otomatis bagi warga berusia di atas 18 tahun yang belum memiliki rekening, demi efisiensi penyaluran bantuan sosial.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.34 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 3x dibuka
Pemerintah Rancang Rekening Otomatis untuk Warga Dewasa
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempertimbangkan skema pembukaan rekening bank secara otomatis bagi seluruh warga negara yang telah mencapai usia 18 tahun dan belum memiliki rekening perbankan. Langkah ini bagian dari upaya mempercepat serta memastikan distribusi bantuan sosial dan program pemerintah lainnya tepat sasaran. Tujuan utamanya adalah mengurangi kesenjangan akses keuangan dan memperkuat sistem distribusi yang lebih transparan dan akuntabel.

Kebijakan ini akan dijalankan melalui integrasi data kependudukan dari Dukcapil dengan sistem perbankan nasional. Dengan data tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi warga yang belum memiliki rekening dan secara otomatis membukakan rekening bagi mereka. Proses ini juga berpotensi diterapkan saat seseorang membuat atau memperbarui Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga rekening terbuka secara langsung tanpa proses manual.

Pemerintah juga akan memastikan rekening tersebut terhubung dengan sistem pembayaran digital seperti QRIS, yang dikembangkan Bank Indonesia. Integrasi ini memungkinkan warga melakukan transaksi tanpa biaya tambahan, termasuk bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang akan diberikan akses QRIS secara gratis. Tujuannya adalah mendorong inklusi keuangan dan memperkuat ekonomi syariah serta digital.

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga telah dimulai, termasuk dengan Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Kementerian Dalam Negeri. Seluruh teknis pelaksanaan akan dibahas dalam Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI). Rekening yang dibuka nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan dana, tetapi juga sebagai saluran utama penyaluran bantuan sosial secara tunai, memastikan dana sampai tepat kepada penerima.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya