Kanada Tegaskan Danau Ontario Tak Bisa Diubah Nama
Perdana Menteri Kanada Mark Carney menegaskan bahwa Danau Ontario tetap bernama demikian, meski Presiden AS Donald Trump mengumumkan perubahan nama secara sepihak sebagai respons terhadap ketegangan perdagangan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perdana Menteri Kanada Mark Carney secara tegas menolak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika. Ia menegaskan bahwa identitas geografis dan budaya danau tersebut tidak dapat diubah oleh satu pihak secara sepihak, terlepas dari kebijakan luar negeri atau perubahan politik di negara tetangga. Carney menekankan bahwa masyarakat Kanada tetap mengakui danau ini sebagai Danau Ontario, sesuai tradisi dan pengakuan internasional yang telah berlangsung lama.
Kepala pemerintahan provinsi Ontario, Doug Ford, turut memperjelas posisi pemerintah provinsi dengan menyatakan bahwa Danau Ontario adalah bagian dari warisan sejarah dan identitas wilayah Kanada. Ia menegaskan bahwa perubahan nama tersebut tidak akan mengubah fakta geografis dan hukum internasional yang mengakui dominasi wilayah Kanada atas sebagian besar danau tersebut. Ford menegaskan bahwa nama itu akan tetap digunakan secara konsisten oleh masyarakat Kanada dan dunia internasional.
Keputusan Trump muncul dalam konteks ketegangan perdagangan antara kedua negara, yang memuncak setelah gagalnya negosiasi mengenai kesepakatan perdagangan. Sebelumnya, AS dan Kanada menetapkan tenggat waktu 22 Agustus untuk menyelesaikan perbedaan, dengan ancaman pengenaan tarif hingga 50 persen terhadap barang-barang Kanada bernilai sekitar US$20 miliar. Respons Kanada berupa pajak balasan terhadap sekitar 700 produk asal AS dengan nilai setara menjadi semakin memperkeruh tensi bilateral.
Trump sendiri menyatakan bahwa perubahan nama danau merupakan bagian dari sikap tegas terhadap kebijakan yang dianggap merugikan AS oleh Kanada. Ia menyebut bahwa para pejabat Kanada telah memperlakukan Amerika Serikat secara tidak adil, bahkan menyebut mereka "orang-orang jahat". Namun, langkah tersebut tidak memiliki dasar hukum atau pengakuan internasional, dan dianggap sebagai tindakan provokatif yang tidak mewakili kebijakan resmi negara lain.
Danau Ontario tetap menjadi bagian dari Great Lakes, salah satu sistem danau terbesar di dunia yang berbatasan dengan AS dan Kanada. Sekitar 52 persen luas permukaannya berada di wilayah Kanada, sementara sisanya terletak di negara bagian New York, AS. Sejarah penggunaan nama danau ini telah diakui secara luas oleh komunitas ilmiah, peta global, dan institusi internasional. Perubahan nama oleh satu pihak tidak dapat mengubah fakta tersebut.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Festival Indonesia 2026 di Melbourne sukses menarik lebih dari 6.000 pengunjung dengan persembahan budaya, kuliner, dan UMKM dari berbagai daerah.
25 Oktober 2026

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

