Kamis, 24 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapal Listrik Dorong Ekonomi Nelayan dan Lindungi Ekosistem Mangrove

Nelayan Desa Kelan berhasil menekan biaya operasional dan membuka peluang usaha ramah lingkungan melalui pemanfaatan kapal listrik yang didukung program energi berdikari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Kapal Listrik Dorong Ekonomi Nelayan dan Lindungi Ekosistem Mangrove📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Nelayan di Desa Kelan kini mengalami penurunan signifikan dalam pengeluaran operasional setelah beralih menggunakan kapal listrik. Dengan biaya listrik yang hanya sekitar Rp200.000 per bulan—jauh lebih rendah dibandingkan Rp600.000 sebelumnya untuk bahan bakar konvensional—mereka mampu mengoptimalkan pendapatan dari kegiatan ekonomi lain. Kebutuhan energi untuk kapal listrik dipenuhi melalui panel surya berkapasitas 8,72 kWp yang terpasang di ruang serbaguna milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tanjung Sari, mendukung pengoperasian lima kapal listrik dan sepuluh baterai.

Penggunaan mesin listrik yang lebih senyap memberi dampak positif terhadap konservasi ekosistem mangrove. Suara mesin kapal konvensional dulu menjadi ancaman bagi habitat burung dan spesies laut lainnya, tetapi kini aktivitas wisata susur mangrove dapat dilakukan tanpa gangguan ekologis. Setiap perjalanan wisata menghasilkan pendapatan hingga Rp350.000, membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

Kegiatan pemberdayaan tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga mencakup pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi rumah tangga. Bersama TPS3R Desa Kelan, masyarakat mengelola 183 kilogram sampah rumah tangga yang sebelumnya berpotensi mencemari laut. Program ini juga menyertakan pelatihan literasi keuangan dan pendampingan usaha bagi istri nelayan, termasuk pengembangan produk olahan hasil laut dengan kemasan dan identitas merek yang lebih profesional.

Salah satu peserta pelatihan, Luh, menyampaikan bahwa pendampingan yang diterima membantu meningkatkan kualitas produk olahannya. Ia kini lebih paham cara membuat kemasan menarik yang memperkuat nilai jual dan daya saing produk. Program ini menunjukkan sinergi antara keberlanjutan energi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Pihak pengelola menegaskan bahwa kesejahteraan nelayan dan kesehatan ekosistem laut saling terkait erat. Dengan akses energi bersih dan pendampingan berkelanjutan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup tanpa merusak sumber daya alam yang menjadi tulang punggung kehidupan mereka. Program ini menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat yang seimbang antara ekonomi dan lingkungan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya