Kapal Listrik Dorong Ekonomi Nelayan dan Lindungi Ekosistem Mangrove
Nelayan Desa Kelan berhasil menekan biaya operasional dan membuka peluang usaha ramah lingkungan melalui pemanfaatan kapal listrik yang didukung program energi berdikari.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.05 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Nelayan di Desa Kelan kini mengalami penurunan signifikan dalam pengeluaran operasional setelah beralih menggunakan kapal listrik. Dengan biaya listrik yang hanya sekitar Rp200.000 per bulan—jauh lebih rendah dibandingkan Rp600.000 sebelumnya untuk bahan bakar konvensional—mereka mampu mengoptimalkan pendapatan dari kegiatan ekonomi lain. Kebutuhan energi untuk kapal listrik dipenuhi melalui panel surya berkapasitas 8,72 kWp yang terpasang di ruang serbaguna milik Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tanjung Sari, mendukung pengoperasian lima kapal listrik dan sepuluh baterai.
Penggunaan mesin listrik yang lebih senyap memberi dampak positif terhadap konservasi ekosistem mangrove. Suara mesin kapal konvensional dulu menjadi ancaman bagi habitat burung dan spesies laut lainnya, tetapi kini aktivitas wisata susur mangrove dapat dilakukan tanpa gangguan ekologis. Setiap perjalanan wisata menghasilkan pendapatan hingga Rp350.000, membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.
Kegiatan pemberdayaan tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga mencakup pengelolaan lingkungan dan penguatan ekonomi rumah tangga. Bersama TPS3R Desa Kelan, masyarakat mengelola 183 kilogram sampah rumah tangga yang sebelumnya berpotensi mencemari laut. Program ini juga menyertakan pelatihan literasi keuangan dan pendampingan usaha bagi istri nelayan, termasuk pengembangan produk olahan hasil laut dengan kemasan dan identitas merek yang lebih profesional.
Salah satu peserta pelatihan, Luh, menyampaikan bahwa pendampingan yang diterima membantu meningkatkan kualitas produk olahannya. Ia kini lebih paham cara membuat kemasan menarik yang memperkuat nilai jual dan daya saing produk. Program ini menunjukkan sinergi antara keberlanjutan energi, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Pihak pengelola menegaskan bahwa kesejahteraan nelayan dan kesehatan ekosistem laut saling terkait erat. Dengan akses energi bersih dan pendampingan berkelanjutan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup tanpa merusak sumber daya alam yang menjadi tulang punggung kehidupan mereka. Program ini menjadi contoh nyata pemberdayaan masyarakat yang seimbang antara ekonomi dan lingkungan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jasad Anak Buah Kapal Ditemukan di Bengkulu, Identifikasi Genetik Pastikan Korban dari Tim Liputan
Jasad pria ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, setelah terbawa arus laut dari lokasi hilangnya kapal di Selat Sunda, dan telah dipastikan identitasnya sebagai Surakman, anak buah kapal yang hilang bersama lima jurnalis dan dua awak lainnya.
24 September 2026

IHSG Melemah di Pembukaan Perdagangan Kamis
Indeks Harga Saham Gabungan turun ke level 6.353 pada awal perdagangan Kamis (24/9/2026), didorong tekanan dari mayoritas saham yang bergerak melemah.
24 September 2026

Pajak Warga Jabar Dorong Pendidikan Gratis untuk Jutaan Siswa
Pendapatan pajak warga Jawa Barat mendorong penyediaan bantuan pendidikan senilai Rp1,2 triliun, menjangkau hampir satu juta siswa sekaligus mendukung akses pendidikan merata.
24 September 2026

Harga Cabai dan Telur Tembus Rp104,850 dan Rp30.100 per Kg
Harga cabai rawit merah dan telur ayam di tingkat eceran nasional mencapai Rp104.850 dan Rp30.100 per kilogram berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia per 24 September 2026.
24 September 2026
Berita Lainnya

Inggris vs Argentina: Laga Final yang Terus Menggugah Rivalitas Dunia
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

14 Negara Tantang Kompetisi ASEAN Cup 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Perunggu Kedua di Kano Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Siap Hadapi China di Final Beregu Putra Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Medali Perunggu Sepak Takraw di Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Calo! Penumpang Kapal Penyeberangan Kendari-Bau-Bau Wajib Beli Tiket
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

