Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran di Jawa dan Pusat

Kapolri melakukan mutasi besar-besaran terhadap 19 Polda, termasuk enam kapolda di Pulau Jawa, sekaligus mempromosikan 70 personel dan menaikkan pangkat 21 anggota.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 15.28 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 26x dibuka
Kapolri Lakukan Rotasi Besar-Besaran di Jawa dan Pusat📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengeluarkan keputusan mutasi besar-besaran terhadap struktur kepemimpinan kepolisian di seluruh wilayah Jawa dan Mabes Polri. Keputusan ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 yang dikeluarkan pada 2 Oktober 2026, dan mencakup pergantian jabatan di tingkat provinsi maupun pusat. Dari total 88 personel yang dimutasi, sebanyak 70 di antaranya mendapatkan promosi atau jabatan baru, sementara 21 lainnya mendapatkan kenaikan pangkat.

Perubahan kepemimpinan di Pulau Jawa mencakup lima wilayah utama. Irjen Hendra Kurniawan resmi menjabat Kapolda Banten menggantikan Irjen Hengki, yang kini menempati posisi Kapolda Jawa Barat. Di Jakarta, jabatan Kapolda Metro Jaya diserahkan kepada Irjen Dadang Hartanto, menggantikan Komjen Asep Edi Suheri yang dipindahkan ke posisi Irwasum. Sementara itu, jabatan Kapolda Jawa Tengah kini dipegang oleh Brigjen Roy Hardi Siahaan, menggantikan Irjen Ribut Hari Wibowo.

Pergantian juga terjadi di Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Irjen Dekananto Eko Purwono kini menjabat Kapolda Jawa Timur menggantikan Irjen Nanang Avianto, sedangkan Irjen Langgeng Purnomo menggantikan Irjen Anggoro Sukartono sebagai Kapolda DIY. Seluruh perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari mekanisme penyegaran dan penyesuaian dinamika organisasi untuk menjaga efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi ini bukan hanya upaya penyesuaian struktural, tetapi juga bentuk pembinaan karier bagi personel. Ia menekankan pentingnya adaptasi cepat bagi pejabat baru agar dapat melanjutkan program yang telah berjalan dan meningkatkan pelayanan publik. “Setiap personel yang mendapat amanah baru diharapkan mampu menjalankan tugas secara optimal dan berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya