Kardinal Suharyo: Gereja di IKN Akan Jadi Simbol Kerukunan Nasional
Kardinal Ignatius Suharyo menyambut baik pembangunan Gereja Santo Fransiskus Xaverius di IKN Nusantara sebagai basilika pertama di Indonesia, menekankan nilai kerukunan antarumat.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 15.23 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 25x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kardinal Ignatius Suharyo melakukan kunjungan kerja ke Gereja Santo Fransiskus Xaverius di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur, pada Selasa (20/10). Kunjungan ini menjadi momen penting dalam perjalanan pembangunan infrastruktur keagamaan di kawasan ibu kota baru. Ia didampingi Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dalam peninjauan langsung terhadap progres pembangunan yang telah mencapai tahap akhir.
Dalam kesempatan tersebut, Kardinal Suharyo menyampaikan apresiasi terhadap komitmen tim pembangun yang bekerja secara serius dan profesional. Ia menyebut bahwa keterlibatan penuh dari berbagai pihak menunjukkan keseriusan dalam membangun fasilitas keagamaan yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol kesatuan bangsa. “Saya merasa yakin bahwa semua pihak yang terlibat benar-benar berusaha sebaik mungkin,” ujarnya.
Gereja yang tengah dibangun ini direncanakan menjadi basilika pertama di Indonesia, dengan arsitektur yang menggabungkan elemen budaya lokal dan nilai-nilai kerukunan antarumat beragama. Konsep tersebut diperkuat melalui hadirnya Plaza Kerukunan, ruang terbuka yang dirancang sebagai jembatan antara tempat ibadah berbagai agama di kawasan IKN. “Arsitektur gereja ini sangat kuat dalam mengekspresikan inkulturasi, serta membawa cita-cita harmoni antarumat,” kata Kardinal Suharyo.
Bagi sang Kardinal, kehadiran tempat ibadah sebesar ini di dalam kompleks pusat pemerintahan mencerminkan komitmen negara terhadap keberagaman dan pluralisme. Ia menilai pembangunan IKN sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan Indonesia yang inklusif. “Saya baru kali ini melihat langsung, sebelumnya hanya melalui media. Ini adalah bentuk perencanaan masa depan yang sangat dibutuhkan bangsa,” tandasnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

IKN Tandatangani Kerja Sama Rp4 Triliun untuk Percepatan Pembangunan
Otorita IKN resmi menandatangani PKS proyek perumahan dan investasi swasta senilai total Rp4,04 triliun, melibatkan lima perusahaan di sektor pangan, mebel, komersial, kuliner, dan olahraga.
24 Oktober 2026

Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 85,8% Progres Fisik
Proyek Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Paket 2A telah menyelesaikan 85,8% pekerjaan fisik per akhir September 2026, dengan target penyelesaian akhir 2027.
24 Oktober 2026

IKN Tahap II Lanjut, Fokus Bangun Gedung Negara dan Hunian ASN
Pembangunan IKN Tahap II terus berjalan sesuai rencana, dengan fokus pada infrastruktur pemerintahan dan penyelesaian hunian ASN, didukung pendanaan dari APBN, KPBU, swasta, dan hibah internasional.
24 Oktober 2026

Keanu Reeves Dekati Proyek Baru James Wan Bersama Don Lee
Keanu Reeves dikabarkan dalam negosiasi untuk membintangi film adaptasi Hollywood The Gangster, The Cop, The Devil bersama Don Lee, di bawah arahan James Wan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

