Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kebakaran Hebat Gegerkan TPA Putri Cempo Solo

Kebakaran melanda TPA Putri Cempo di Solo pada malam hari, melibatkan puluhan armada pemadam dan menimbulkan asap tebal, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 01.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kebakaran Hebat Gegerkan TPA Putri Cempo Solo
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kebakaran besar terjadi di area TPA Putri Cempo, Kelurahan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Kota Solo, pada Rabu (2/9) sekitar pukul 18.00 WIB. Api dengan cepat menjalar di tumpukan sampah di Blok C dan D, menjadi pusat perhatian masyarakat dan petugas darurat. Lokasi kejadian yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di wilayah Soloraya langsung diserbu puluhan kendaraan pemadam kebakaran dari Kota Solo dan Kabupaten Karanganyar.

Petugas terlihat melakukan pendakian ke gunungan sampah untuk mengevakuasi api yang sulit dipadamkan akibat keterbatasan akses dan kondisi tanah yang tidak stabil. Meski kobaran api cukup besar, Lurah Mojosongo, Katarina Kartika, menegaskan bahwa wilayah permukiman terdekat, seperti RW 30 dan RW 39, tidak terancam langsung. “Saat ini masih aman. Tidak sampai mengganggu warga sekitar,” ujarnya saat berada di lokasi kejadian.

Pemerintah Kota Solo segera menanggapi situasi dengan mengaktifkan koordinasi lintas instansi. BPBD Kota Solo telah berkoordinasi dengan kelurahan untuk menyiapkan dapur umum, sementara tim medis dari Dinas Kesehatan dan relawan telah ditempatkan di lokasi siaga. Upaya pencegahan dan antisipasi dilakukan secara intensif untuk menghindari dampak lanjutan, termasuk gangguan kesehatan akibat asap.

Katarina menyampaikan bahwa kebakaran di TPA ini kerap terjadi pada musim kemarau, seiring dengan cuaca ekstrem dan kering. “Ini sudah menjadi kebiasaan tiap tahun. Dulu hanya asap dan api kecil, langsung padam. Tapi tahun ini lebih parah,” katanya. Penyebab pasti kebakaran belum diketahui, namun fokus utama kini adalah penanganan darurat dan pencegahan penyebaran api ke area lain.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya