Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

IHSG Diproyeksi Menguat, Waspadai Koreksi Teknis

Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan menguat hari ini dengan rentang pergerakan antara 6.610 hingga 6.755, meski potensi koreksi tetap menjadi perhatian utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
IHSG Diproyeksi Menguat, Waspadai Koreksi Teknis
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (9/9), menunjukkan sinyal penguatan jangka pendek meski masih ada risiko koreksi teknis. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pergerakan indeks saat ini berada pada akhir gelombang v dari gelombang (c), dengan area penguatan potensial berada di kisaran 6.736 hingga 6.812. Namun, ia menekankan pentingnya memantau kemungkinan koreksi terdekat yang bisa menembus level 6.668 hingga 6.683.

Dalam perkiraan harian, Herditya membatasi rentang pergerakan IHSG di level support 6.610 dan 6.561, serta resistance di 6.705 dan 6.755. Ia menyarankan perhatian terhadap empat saham, yaitu ESSA, PGAS, SSIA, dan WIFI, sebagai potensi pergerakan yang menjanjikan dalam kondisi pasar saat ini. Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal yang menilai kekuatan tren dan posisi dinamika pasar.

Di sisi lain, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menyampaikan bahwa pasar masih dalam fase konsolidasi, menunggu arah pergerakan dominan selanjutnya. Ia mencatat adanya indikasi bearish divergence pada indikator MACD yang membuka kemungkinan pembalikan tren, termasuk koreksi yang bisa menguji garis SMA-20. Menurutnya, potensi penurunan bisa muncul dengan level support di 6.569, 6.496, 6.376, hingga 6.230, sementara resistance terdekat berada di 6.835, 6.916, dan 7.071.

Pada penutupan perdagangan Selasa (8/9), IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 66,76 poin atau 1,01 persen, menutup sesi di level 6.686. Total nilai transaksi mencapai Rp15,66 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,47 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 363 menguat, 244 mengalami penurunan, dan 185 stagnan. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang tetap optimistis meski dengan pergerakan fluktuatif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya