IHSG Diproyeksi Menguat, Waspadai Koreksi Teknis
Indeks Harga Saham Gabungan diperkirakan menguat hari ini dengan rentang pergerakan antara 6.610 hingga 6.755, meski potensi koreksi tetap menjadi perhatian utama.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 07.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak menguat pada perdagangan Rabu (9/9), menunjukkan sinyal penguatan jangka pendek meski masih ada risiko koreksi teknis. Analis MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menilai pergerakan indeks saat ini berada pada akhir gelombang v dari gelombang (c), dengan area penguatan potensial berada di kisaran 6.736 hingga 6.812. Namun, ia menekankan pentingnya memantau kemungkinan koreksi terdekat yang bisa menembus level 6.668 hingga 6.683.
Dalam perkiraan harian, Herditya membatasi rentang pergerakan IHSG di level support 6.610 dan 6.561, serta resistance di 6.705 dan 6.755. Ia menyarankan perhatian terhadap empat saham, yaitu ESSA, PGAS, SSIA, dan WIFI, sebagai potensi pergerakan yang menjanjikan dalam kondisi pasar saat ini. Rekomendasi ini didasarkan pada analisis teknikal yang menilai kekuatan tren dan posisi dinamika pasar.
Di sisi lain, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas menyampaikan bahwa pasar masih dalam fase konsolidasi, menunggu arah pergerakan dominan selanjutnya. Ia mencatat adanya indikasi bearish divergence pada indikator MACD yang membuka kemungkinan pembalikan tren, termasuk koreksi yang bisa menguji garis SMA-20. Menurutnya, potensi penurunan bisa muncul dengan level support di 6.569, 6.496, 6.376, hingga 6.230, sementara resistance terdekat berada di 6.835, 6.916, dan 7.071.
Pada penutupan perdagangan Selasa (8/9), IHSG berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 66,76 poin atau 1,01 persen, menutup sesi di level 6.686. Total nilai transaksi mencapai Rp15,66 triliun dengan volume perdagangan mencapai 37,47 miliar saham. Dari total saham yang diperdagangkan, 363 menguat, 244 mengalami penurunan, dan 185 stagnan. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang tetap optimistis meski dengan pergerakan fluktuatif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Partikel abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dapat menyebabkan iritasi kulit, terutama pada orang dengan kulit sensitif atau barrier yang sudah rusak.
9 September 2026

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Penggunaan dua masker, terutama tipe bedah, dinilai bisa meningkatkan perlindungan dari abu vulkanik meski belum ada bukti ilmiah pasti.
9 September 2026

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Pemilik hewan peliharaan di lima provinsi terdampak harus segera lindungi anabul dari paparan abu vulkanik dengan langkah-langkah praktis dan preventif.
9 September 2026

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Langkah tepat saat terpapar abu vulkanik mencakup menjauh dari sumber, membersihkan tubuh dengan hati-hati, dan segera ke dokter jika gejala memburuk.
9 September 2026
Berita Lainnya

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Rabu, 9 September 2026, 07.33 WITA


