Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kebakaran Kontrakan di Jakarta Utara Timbul dari Tumpahan Bensin dan Kompor

Kebakaran di kontrakan Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, melukai tiga orang akibat tumpahan bensin yang terbakar dari kompor saat pendistribusian bahan bakar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 04.43 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kebakaran Kontrakan di Jakarta Utara Timbul dari Tumpahan Bensin dan Kompor
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Peristiwa kebakaran terjadi di sebuah rumah kontrakan di Jalan Yos Sudarso RT 03/RW 14, Kelurahan Rawabadak Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Rabu, 2 September 2026. Kebakaran melanda saat dua sepeda motor sedang melakukan proses pendistribusian bensin ke tempat penyimpanan. Saat itu, salah satu tetangga sedang memasak menggunakan kompor, yang kemudian menjadi pemicu api menyambar kontrakan karena adanya tumpahan bahan bakar dari proses pengisian.

Menurut Kasi Ops Sudin Gulkarmat Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, kejadian bermula dari percikan api dari kompor yang menyentuh bensin yang telah tumpah di lantai. Kondisi tersebut mempercepat penyebaran api, sehingga cepat meluas ke dalam ruangan. Tiga orang yang tinggal di kontrakan tersebut mengalami luka bakar dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dalam waktu kurang dari 15 menit setelah kejadian. Upaya pemadaman fokus dilakukan untuk mencegah penyebaran api ke bangunan lain di sekitar lokasi. Proses pendinginan dilakukan hingga kondisi aman, dan tim melakukan pemeriksaan lanjutan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran.

Kasus ini menyoroti risiko tinggi penyimpanan bahan bakar cair di permukiman padat. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap prosedur penyimpanan dan distribusi bensin, terutama di area permukiman.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya