Kemenhub Alokasikan Rp8,19 Triliun untuk Perkeretaapian 2027
Kemenhub menetapkan anggaran Rp8,19 triliun untuk perkeretaapian 2027, fokus pada keselamatan, konektivitas, dan penyelesaian utang perawatan prasarana.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 16.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan telah menetapkan pagu anggaran sebesar Rp8,19 triliun untuk Direktorat Jenderal Perkeretaapian pada tahun anggaran 2027. Alokasi ini merupakan peningkatan signifikan dari pagu indikatif sebelumnya yang hanya mencapai Rp4,65 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat sistem perkeretaapian nasional melalui peningkatan infrastruktur, penjaminan keselamatan operasional, dan optimalisasi konektivitas jaringan kereta api di berbagai wilayah.
Sebanyak Rp7,83 triliun dialokasikan untuk program infrastruktur konektivitas, mencakup pembangunan jalur ganda, Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), peningkatan stasiun, serta penanganan perlintasan sebidang. Sementara itu, Rp354,67 miliar diperuntukkan bagi program dukungan manajemen, termasuk belanja pegawai dan operasional kantor. Komponen belanja non-operasional mencapai Rp7,89 triliun, yang menjadi porsi terbesar dan menopang kegiatan strategis seperti pemeliharaan prasarana dan peningkatan pelayanan.
Tambahan anggaran sebesar Rp3,5 triliun terutama berasal dari belanja non-operasional infrastruktur, termasuk pembayaran utang perawatan dan pengoperasian prasarana milik negara (IMO) sebesar Rp2,48 triliun. Angka tersebut terdiri dari kewajiban tahun 2023 senilai Rp358,11 miliar dan tahun 2024 sebesar Rp2,12 triliun. Selain itu, Rp1 triliun digunakan untuk penanganan perlintasan sebidang, sementara Rp19,98 miliar diperuntukkan untuk layanan kereta api perintis di wilayah terpencil.
Proyek strategis yang termasuk dalam anggaran mencakup pembangunan JPO di Stasiun Cikarang dan Kemayoran, peningkatan Stasiun Tanah Abang, serta pengembangan jalur ganda di Solo-Semarang dan Wonokromo-Sepanjang. Di wilayah Sumatra Selatan, anggaran mencakup operasional dan feeder LRT, sementara di Sulawesi Selatan, fokus pada layanan perintis Makassar-Parepare, pengadaan tanah, dan kewajiban pembayaran atas ketersediaan layanan prasarana umum.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Apple resmi memperkenalkan iPhone Duo, ponsel lipat pertama dari perusahaan, dengan kemungkinan masuk ke pasar Indonesia sekitar November 2026.
10 September 2026

Profiling ASN 600 Ribu Dipercepat Hingga Akhir 2026
BKN menargetkan 600 ribu ASN selesai menjalani profiling hingga akhir 2026 untuk memperkuat basis data manajemen talenta nasional berbasis merit.
10 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Terbaik
Sejumlah ruas jalan tol di Indonesia menawarkan pemandangan alam spektakuler, dari pegunungan hingga lautan, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan.
9 September 2026

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


