Kemenhub Raih PNBP Rp10,16 Triliun Hingga Agustus
Hingga akhir Agustus 2026, realisasi PNBP Kemenhub mencapai Rp10,16 triliun, atau 85,26% dari target tahunan, dengan proyeksi akhir tahun tembus Rp13,51 triliun.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Realisasi anggaran Kementerian Perhubungan hingga 31 Agustus 2026 berada pada level 49,93% dari pagu efektif sebesar Rp30,74 triliun, dengan nilai penyerapan mencapai Rp15,26 triliun. Angka ini masih dibawah target penarikan yang ditetapkan sebesar Rp16,16 triliun, menunjukkan adanya selisih sebesar Rp810 miliar. Penyesuaian anggaran yang dilakukan sepanjang tahun, termasuk pergeseran dana dari sumber rupiah murni, menjadi faktor utama terhadap naiknya pagu efektif dari awal Rp28,49 triliun menjadi Rp30,74 triliun.
Distribusi belanja tercatat dominan pada komponen pegawai, dengan realisasi Rp4,95 triliun atau 73,89% dari alokasi. Belanja barang mencatatkan penyerapan Rp7,26 triliun (44,71%), sementara belanja modal mencapai Rp3,14 triliun (40,26%). Peningkatan penyerapan di empat bulan terakhir dinilai krusial untuk mempercepat pencapaian target akhir tahun, dengan proyeksi realisasi total hingga Desember 2026 mencapai Rp29,77 triliun atau 96,84% dari pagu efektif.
Di sisi pendapatan, Kemenhub mencatat kinerja positif dalam pengelolaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hingga akhir Agustus, realisasi PNBP telah mencapai Rp10,16 triliun, setara dengan 85,26% dari target tahunan sebesar Rp11,91 triliun. Sumber utama pendapatan berasal dari layanan transportasi darat, laut, udara, dan fasilitas pelabuhan. Kinerja ini menunjukkan potensi besar untuk melampaui target, terutama dengan aktivitas transportasi yang tetap tinggi hingga akhir tahun.
Menteri Perhubungan menegaskan bahwa proyeksi akhir tahun akan menempatkan PNBP Kemenhub pada angka sekitar Rp13,51 triliun, atau 113,41% dari target. Pencapaian ini diharapkan menjadi kontribusi signifikan terhadap pendapatan negara dan mendukung efisiensi penggunaan anggaran. Dengan kinerja yang terus membaik, pemerintah menilai penyerapan anggaran dan pengelolaan PNBP berada dalam jalur yang optimal untuk mencapai target akhir tahun.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


