Kemenkeu Jamin Resiliensi Ekonomi Hadapi Penurunan Status MSCI
Kementerian Keuangan menegaskan ekonomi Indonesia tetap kuat meski ada ancaman penurunan peringkat pasar saham oleh MSCI, berkat ketahanan APBN dan fundamental yang solid.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.23 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 91x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Keuangan memperkuat keyakinan terhadap ketahanan ekonomi nasional, meskipun ada spekulasi penurunan status pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) menjadi kategori standalone. Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan, Herman Saheruddin, menekankan bahwa sektor keuangan dan fondasi ekonomi tetap stabil, didukung oleh pengelolaan APBN yang strategis sebagai alat penyerap risiko.
Ia menjelaskan bahwa APBN berperan sebagai peredam (shock absorber) dalam kondisi gejolak global, terutama dalam menjaga harga bahan bakar minyak bersubsidi agar tetap terkendali. Menurutnya, mekanisme ini memungkinkan stabilitas harga tetap terjaga meski terjadi tekanan dari pasar internasional.
Pertumbuhan ekonomi diperkirakan tumbuh di atas 5% pada kuartal III-2026, sesuai proyeksi pemerintah yang lebih optimistis dibandingkan target APBN 2026 sebesar 5,4%. Di sisi lain, data dari Dana Moneter Internasional (IMF) menempatkan Indonesia pada posisi ketujuh dunia berdasarkan paritas daya beli (PPP), menunjukkan kesehatan ekonomi yang relatif kuat dibanding negara lain.
Dalam forum tahunan IMF dan Bank Dunia, Indonesia serta negara-negara ASEAN lainnya dianggap sebagai salah satu sorotan positif di kawasan Asia Pasifik. Pemerintah juga menyebut reformasi pasar modal yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah memberikan dampak nyata, terbukti dari kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke level 5.387,91, naik 1,12% atau 59,54 poin dalam perdagangan hari itu.
Peningkatan ini didukung oleh kebijakan teknis seperti penyesuaian free float dan pengurangan konsentrasi kepemilikan saham (High Shareholding Concentration), yang disebut sudah mulai menunjukkan hasil positif. Herman menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan bagian dari upaya sistemik untuk memperkuat tata kelola pasar keuangan dan mempertahankan kepercayaan investor.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pezeshkian dan Putin Bahas Kerja Sama Ekonomi dan Geopolitik di Moskow
Presiden Iran Masoud Pezeshkian akan bertemu Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir Oktober di Moskow untuk membahas kerja sama ekonomi, energi, dan isu global tanpa penandatanganan dokumen.
24 Oktober 2026

AsetKu Perkuat Literasi Keuangan Digital di Jakarta
AsetKu hadir dalam Jakarta Financial Festival 2026 untuk tingkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan digital secara bijak dan inklusif.
24 Oktober 2026

Produk UMKM Ramah Lingkungan Siap Eksplorasi Pasar Global
Menteri Perindustrian optimistis produk fesyen dan kerajinan berbahan alami dari UMKM Indonesia mampu menembus pasar internasional berkat meningkatnya kesadaran global terhadap lingkungan dan kesehatan.
24 Oktober 2026

OJK Dorong Aktivitas Rekening Rp50 Ribu Agar Tak Jadi Dormant
OJK memperkuat edukasi dan pendampingan keuangan untuk memastikan rekening program Rp50 ribu tetap aktif, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat kelas menengah ke bawah.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Operasi Narkoba Jayapura Gagalkan Peredaran Ganja dan Amankan Senjata Ilegal
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.55 WITA

Pemerintah Bangun 66 Hunian Tetap untuk Korban Bencana di Lhokseumawe
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Pengadilan Niaga Batalkan Sanksi KPPU ke 97 Pinjol
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.54 WITA

Festival Jajanan Bango 2026 Dorong Pertumbuhan UMKM Kuliner
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Nex Carlos Jajal Inovasi Kuliner Lokal di FJB 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Ekspor Kecap Indonesia Tembus 18,81 Juta Dolar AS hingga Agustus
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.53 WITA

Panas atau Dingin, Apakah Suhu Kopi Pengaruhi Kesehatan?
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.49 WITA

Empat Acara Besar Serentak Guncang GBK, Dinas Perhubungan Siapkan Langkah Antisipasi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 17.39 WITA

