Kemenperin Dorong Peningkatan Kualitas Kopi Sidrap Melalui Teknologi Pascapanen
Kemenperin bersinergi dengan Pemkab Sidrap untuk tingkatkan kualitas kopi lokal melalui pendampingan teknis dan penerapan teknologi pascapanen di Desa Leppangeng.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perindustrian melalui Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Hasil Perkebunan, Mineral Logam, dan Maritim kini memperkuat pengembangan industri kopi di Kabupaten Sidenreng Rappang. Kerja sama ini fokus pada peningkatan kualitas dan daya saing produk kopi Sidrap melalui pendampingan teknis dan penerapan teknologi modern dalam proses pascapanen. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari strategi penguatan industri berbasis komoditas unggulan daerah.
Tim Optimalisasi Pemanfaatan Teknologi, Konsultasi, dan Pendampingan Teknis BBSPJIHPMM, yang dipimpin Asma Assa, langsung melakukan kunjungan kerja ke Sidrap untuk meninjau potensi pengolahan kopi dan menyiapkan program pembinaan. Dalam pertemuan dengan Bupati Sidrap, disepakati pelaksanaan pelatihan kompetensi bagi pelaku usaha lokal, khususnya di Desa Leppangeng, Kecamatan Pitu Riase. Tujuannya adalah mengoptimalkan proses pengolahan mulai dari pengupasan biji hingga pengeringan dan penyortiran.
Bupati Syaharuddin Alrif menegaskan bahwa kopi merupakan salah satu komoditas strategis di daerah, sejalan dengan beras, yang berpotensi menopang perekonomian desa. Ia menyatakan bahwa peningkatan kualitas produk harus dimulai dari tahap pascapanen hingga kemasan dan pemasaran. Dengan dukungan teknologi dari Kemenperin, ia yakin pelaku usaha lokal dapat meningkatkan nilai tambah dan memperluas jangkauan pasar, baik nasional maupun internasional.
Kawasan Pitu Riase menjadi pusat pengembangan kopi karena memiliki lahan yang luas dan kondisi geografis yang mendukung pertumbuhan tanaman robusta. Di Dusun III Matajeng, Desa Tana Toro, Kelompok Tani Sipammasemase telah mengelola dua hektare lahan dengan 4.000 pohon kopi yang mulai berproduksi sejak 2024. Hasil panen mencapai puluhan ton dengan kualitas tinggi, menunjukkan potensi besar yang bisa dikembangkan secara lebih terstruktur.
Pemerintah daerah berharap sinergi ini mampu menciptakan sentra produksi kopi di Kecamatan Pitu Riase, dengan dukungan infrastruktur dan pelatihan berkelanjutan. Bupati menekankan pentingnya intervensi pemerintah untuk mengoptimalkan lahan kosong yang tersedia, sehingga dapat menunjang peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Ia juga mengapresiasi langsung proses panen dan pengolahan kopi, termasuk penggunaan mesin hulling dan pengeringan, sebagai bentuk transformasi industri yang berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


