Kementan Usul Tambahan Anggaran Rp5 T untuk Perkuat Sektor Perkebunan
Menteri Pertanian mengusulkan tambahan anggaran Rp5 triliun pada 2027 untuk pengembangan komoditas strategis perkebunan guna mendukung swasembada, peningkatan pendapatan petani, dan pengurangan impor.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 17.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 6x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Pertanian mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp5 triliun untuk tahun anggaran 2027, dengan fokus utama pada pengembangan sejumlah komoditas perkebunan strategis seperti kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete. Usulan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi IV DPR RI, bertujuan untuk menjamin pasokan bahan baku industri, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, memperkuat daya saing ekspor, serta mempercepat substitusi impor.
Pengembangan komoditas tersebut mencakup area seluas 83.279 hektare untuk kelapa, 1.071 hektare untuk lada, 1.400 hektare untuk pala, 54.355 hektare untuk kopi, 100.026 hektare untuk kakao, serta 24.658 hektare untuk jambu mete. Selain itu, rencana pengadaan 1.250 unit traktor khusus tebu juga menjadi bagian dari strategi peningkatan produktivitas. Anggaran tambahan ini berada di atas pagu dasar Kementan 2027 yang mencapai Rp28,02 triliun, dengan alokasi utama untuk padi, tanaman pangan, bawang putih, cabai, bawang merah, serta hilirisasi sektor perkebunan dan peternakan.
Dalam pertemuan, Ketua Komisi IV DPR RI menyoroti kesiapan anggaran untuk mencapai swasembada bawang putih. Menteri Pertanian menjelaskan bahwa kendala utama bukan pada anggaran, melainkan keterbatasan bibit unggul. Meski Kementan telah melakukan upaya intensif, termasuk ekspedisi ke India dan China untuk mendapatkan bibit, hasilnya masih terbatas. Saat ini produksi bawang putih dalam negeri hanya mencapai 8 ribu ton, jauh di bawah kebutuhan nasional yang mencapai 1,1 juta ton per tahun.
Ia menegaskan bahwa upaya swasembada membutuhkan waktu panjang, termasuk proses pembibitan dan penyiapan lahan yang memadai. Titiek Soeharto menyarankan percepatan perluasan lahan di wilayah dengan ketinggian sesuai syarat budidaya, serta penguatan produksi bibit lokal dari lembaga seperti BRIN dan BRMP. Dengan kesiapan lahan dan bibit yang tersedia, tanam bisa segera dilakukan tanpa menunggu proses panjang.
Kementan tetap berkomitmen mengejar swasembada bawang putih secara bertahap, dengan pendekatan terpadu yang menggabungkan peningkatan produksi, peningkatan kualitas bibit, dan penataan infrastruktur pendukung.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Anggota BPK RI Fathan Subchi meninggal dunia pada Minggu (25/10) di usia 56 tahun, meninggalkan jejak panjang dalam politik, keuangan negara, dan organisasi keislaman.
25 Oktober 2026

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Presiden Prabowo menegaskan ketahanan ekonomi nasional meski menghadapi tekanan dari MSCI, dengan menekankan kesiapan Indonesia menghadapi dinamika pasar global.
25 Oktober 2026

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Program binaan Pertamina membantu UMKM tumbuh secara ekonomi sekaligus menciptakan dampak sosial luas melalui pemberdayaan perempuan, penyandang disabilitas, dan pelestarian budaya lokal.
25 Oktober 2026

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur gencar tingkatkan literasi dan inklusi keuangan demi akses layanan keuangan yang aman, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Shin Tae-yong Dorong Sistem Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

Laswi Heritage Run 2026 Sukses Gagas Gelora Olahraga di Tengah Warisan Kolonial
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

