Keracunan Massal Akibat MBG: Ratusan Korban di Lima Daerah
Ratusan pelajar dan santri di lima daerah mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis dari SPPG yang diduga terlambat diserahkan dan tidak dilengkapi label waktu masak.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 12.41 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 730 orang, termasuk santri dan pelajar dari 19 sekolah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa (1/9). Gejala yang muncul meliputi mual, muntah, pusing, dan diare, dengan 23 korban masih dirawat inap hingga Kamis (3/9). Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo menyatakan bahwa keterlambatan distribusi makanan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah Tanggulangin menjadi salah satu dugaan utama penyebab keracunan, terutama karena tidak disertakannya informasi jam matang yang lengkap.
Di Rembang, Jawa Tengah, 725 siswa dan 25 guru dari SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami diare setelah mengonsumsi menu MBG pada Rabu (2/9). Kepala sekolah menegaskan bahwa salah satu menu, ayam bakar, terdeteksi berlendir saat dicicipi tim pengecekan, meski sudah dipisahkan. Namun, proses pemasakan yang dilakukan pada pukul 03.00 dini hari dan distribusi pada jam 12.00 menjadi pertanyaan krusial. Kegiatan belajar mengajar sempat terhenti hingga Kamis karena kondisi kesehatan siswa dan guru.
Di Tana Toraja, Sulawesi Selatan, 136 siswa dari dua SMP di Makale dilaporkan mengalami gejala serupa setelah mengonsumsi MBG dari SPPG Batupapan 1. Data sementara menyebutkan 25 orang dirawat di RS Fatima, 41 di RS Sinar Kasih, dan 70 di RSUD Lakipadada. Sekretaris Daerah Tana Toraja dan Ketua Satgas MBG Rudy Andi Lolo mengonfirmasi adanya pasien dirawat, tetapi menegaskan bahwa penyebab pasti belum dapat dipastikan hingga hasil uji laboratorium diterima.
Sementara itu, di Nganjuk, Jawa Timur, 100 pelajar dari SMAN 3 dan beberapa SD mengalami gangguan setelah konsumsi MBG dari SPPG Begadung 2. Dinas Pendidikan Jawa Timur meminta evaluasi terhadap SPPG tersebut sambil menunggu hasil pemeriksaan dari dinas kesehatan. Di Agam, Sumatera Barat, 334 warga dari tiga nagari—Palupuh, Nan Limo, dan Pasia Laweh—menjalani perawatan akibat konsumsi MBG yang dibagikan pada Senin (31/8). Wakil Bupati Agam menyatakan pemeriksaan oleh Dinas Kesehatan dan BPOM sedang berlangsung.
Badan Gizi Nasional (BGN) mengakui adanya temuan serius dan menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem distribusi dan pengelolaan MBG. Kepala BGN menegaskan bahwa proses hukum akan diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum setelah hasil penyelidikan selesai. Ia menyatakan komitmen untuk memperbaiki tata kelola, regulasi, dan pengelolaan keuangan program agar kejadian serupa tidak terulang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Bidik Rp270 Triliun dari Forum Asia Baru 2026
Forum Asia Baru 2026 di Bali menargetkan investasi global sebesar US$30 miliar, dengan Indonesia berharap menarik 40%-50% atau setara Rp270 triliun dari total tersebut.
25 Oktober 2026

Penghapusan Insentif Flat Hemat Rp3 Triliun untuk MBG
Perubahan skema insentif SPPG dari Rp6 juta per hari menjadi Rp2.000 per porsi diestimasi menghemat anggaran negara hampir Rp3 triliun hingga akhir Desember 2026.
25 Oktober 2026

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

