Kerja Sama Bea Cukai dan Danantara Perkuat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
Pertukaran data antara Bea Cukai dan PT Danantara Sumberdaya Indonesia dilanjutkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas ekspor batu bara, CPO, dan ferro alloy sesuai aturan PP 24/2026.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 19.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kerja sama sistematis antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dengan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) terus berjalan sebagai implementasi dari Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola ekspor komoditas strategis nasional, khususnya batu bara, crude palm oil (CPO), dan ferro alloy. Direktur Jenderal Bea dan Cukai menegaskan bahwa mekanisme pertukaran data telah berjalan secara berkelanjutan, memastikan seluruh transaksi ekspor dilacak secara akurat dan transparan.
Pengiriman data dari eksportir dilakukan melalui sistem CEISA saat mengajukan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB). Data tersebut kemudian diteruskan ke DSI untuk diolah dan dianalisis secara mendalam. Hasil analisis ini akan dibahas secara berkala bersama Kementerian Keuangan guna memastikan konsistensi informasi terkait volume, harga, spesifikasi, dan kontrak perdagangan. Proses ini diharapkan mampu mendeteksi potensi penyimpangan dan menjamin kepatuhan terhadap prinsip tata kelola yang baik.
Dalam perannya, DSI tidak hanya mengintegrasikan data dari Bea Cukai, tetapi juga menggabungkan informasi dari pelabuhan dan titik pengiriman komoditas. Selain itu, perusahaan juga menjalin koordinasi langsung dengan negara-negara importir utama untuk memastikan keselarasan data antara pihak ekspor dan impor. Managing Director BPI Danantara, Pahala Nugraha Mansury, menekankan bahwa tujuan utama dari kolaborasi ini adalah membangun kepercayaan terhadap data yang tercatat, sekaligus memastikan bahwa setiap transaksi dilakukan sesuai standar governance yang tinggi.
DSI menegaskan bahwa keberadaannya tidak akan mengganggu kestabilan pasar atau ekosistem perdagangan komoditas. Perusahaan tetap menghormati kontrak yang telah disepakati antara eksportir dan pembeli, termasuk kontrak pengadaan untuk tahun 2027. Fokus utama DSI tetap pada pencatatan dan pengawasan transaksi komoditas strategis sesuai mandat Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan perlunya akuntabilitas dan transparansi dalam ekspor sumber daya alam nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Neta Siap Bangkit, Produksi SUV Dilanjutkan Setelah Restrukturisasi
Perusahaan induk Neta Auto di China resmi rencanakan pemulihan dengan akuisisi oleh konsorsium baru, fokus pada produksi SUV dan pemulihan layanan purnajual di Indonesia.
18 September 2026

Tidak Ada Kenaikan Tarif PPN, Pemerintah Tekankan Efisiensi Pemungutan
Pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan tarif PPN meski pendapatan pajak masih belum mencapai target, dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan penguatan basis perpajakan.
18 September 2026

Pembiayaan APBN 2026 Tetap Dilanjutkan Lewat Surat Berharga Negara
Pemerintah mempertahankan strategi penerbitan SBN domestik untuk menutup defisit APBN 2026 sebesar 2,85% tanpa perubahan signifikan.
18 September 2026

Haji Isam Incar 30% Saham BYAN, BBM Pakistan Naik Tajam
Kebijakan subsidi BBM di Pakistan mulai berlaku, tetapi masyarakat kesulitan mendaftar, sementara Haji Isam dikabarkan akan akuisisi 30% saham PT Bayan Resources Tbk melalui entitas baru.
18 September 2026
Berita Lainnya

CitraLand Kendari Dirancang Jadi Pusat Bisnis dan Gaya Hidup Kota
Jumat, 18 September 2026, 19.54 WITA

Prabowo Dorong Pengembangan Bensin E50 Usai B50 Berlaku
Jumat, 18 September 2026, 19.47 WITA

Kuah Coto, Inovasi Warung Bakso di Kendari yang Menyatukan Dua Legenda Rasa
Jumat, 18 September 2026, 19.45 WITA

Kendari Diprediksi Alami Kekeringan Ekstrim pada Musim Kemarau 2026
Jumat, 18 September 2026, 19.40 WITA

OpenAI Ungkap Perilaku AI Bermasalah, Janji Laporan Transparan
Jumat, 18 September 2026, 19.39 WITA

Meta Dihadapkan Gugatan Soal Penggunaan Foto Pengguna untuk AI Wajah
Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA

DeepSeek: Seruan Perlambatan AI Bentuk Kepemilikan Monopoli
Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA

Mantan Pejabat Keuangan Buron ke Yunani Sebelum Vonis
Jumat, 18 September 2026, 19.36 WITA


