Haji Isam Incar 30% Saham BYAN, BBM Pakistan Naik Tajam
Kebijakan subsidi BBM di Pakistan mulai berlaku, tetapi masyarakat kesulitan mendaftar, sementara Haji Isam dikabarkan akan akuisisi 30% saham PT Bayan Resources Tbk melalui entitas baru.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 19.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kebijakan subsidi bahan bakar minyak (BBM) di Pakistan resmi diberlakukan setelah harga bensin melonjak mencapai 380 Rupee per liter, namun implementasinya menghadapi kendala signifikan. Warga di kota Karachi mengeluh kesulitan dalam mendaftar program subsidi, menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kebijakan dan akses masyarakat. Kondisi ini memperburuk tekanan ekonomi di tengah inflasi yang terus menggerogoti daya beli masyarakat.
Di tengah ketidakstabilan energi domestik Pakistan, isu akuisisi saham di pasar modal Indonesia mulai mencuat. Pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad, dikenal luas sebagai Haji Isam, dilaporkan tengah menyiapkan langkah strategis dengan mengincar kepemilikan sekitar 30 persen saham PT Bayan Resources Tbk. Transaksi ini direncanakan melalui perusahaan baru bernama PT Jhonlin Baratama, yang dikabarkan sedang dalam proses penyelesaian formalitas hukum dan keuangan.
Pergerakan saham BYAN yang belum menentu menambah ketegangan di pasar, seiring dengan spekulasi terkait perubahan kepemilikan besar-besaran. Investor memperhatikan perkembangan ini sebagai indikator potensi perubahan strategi bisnis perusahaan tambang, terutama terkait konsentrasi kepemilikan dan kebijakan divestasi.
Haji Isam sendiri belum memberikan pernyataan resmi terkait rencana akuisisi, namun sumber dekat menyebutkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi ekspansi sektor energi jangka panjang. Dengan dukungan modal kuat dan pengalaman bisnis lintas batas, transaksi ini diharapkan mampu memperkuat posisi BYAN dalam persaingan pasar global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Neta Siap Bangkit, Produksi SUV Dilanjutkan Setelah Restrukturisasi
Perusahaan induk Neta Auto di China resmi rencanakan pemulihan dengan akuisisi oleh konsorsium baru, fokus pada produksi SUV dan pemulihan layanan purnajual di Indonesia.
18 September 2026

Tidak Ada Kenaikan Tarif PPN, Pemerintah Tekankan Efisiensi Pemungutan
Pemerintah menegaskan tidak akan menaikkan tarif PPN meski pendapatan pajak masih belum mencapai target, dengan fokus pada peningkatan efisiensi dan penguatan basis perpajakan.
18 September 2026

Pembiayaan APBN 2026 Tetap Dilanjutkan Lewat Surat Berharga Negara
Pemerintah mempertahankan strategi penerbitan SBN domestik untuk menutup defisit APBN 2026 sebesar 2,85% tanpa perubahan signifikan.
18 September 2026

Kerja Sama Bea Cukai dan Danantara Perkuat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
Pertukaran data antara Bea Cukai dan PT Danantara Sumberdaya Indonesia dilanjutkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas ekspor batu bara, CPO, dan ferro alloy sesuai aturan PP 24/2026.
18 September 2026
Berita Lainnya

CitraLand Kendari Dirancang Jadi Pusat Bisnis dan Gaya Hidup Kota
Jumat, 18 September 2026, 19.54 WITA

Prabowo Dorong Pengembangan Bensin E50 Usai B50 Berlaku
Jumat, 18 September 2026, 19.47 WITA

Kuah Coto, Inovasi Warung Bakso di Kendari yang Menyatukan Dua Legenda Rasa
Jumat, 18 September 2026, 19.45 WITA

Kendari Diprediksi Alami Kekeringan Ekstrim pada Musim Kemarau 2026
Jumat, 18 September 2026, 19.40 WITA

OpenAI Ungkap Perilaku AI Bermasalah, Janji Laporan Transparan
Jumat, 18 September 2026, 19.39 WITA

Meta Dihadapkan Gugatan Soal Penggunaan Foto Pengguna untuk AI Wajah
Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA

DeepSeek: Seruan Perlambatan AI Bentuk Kepemilikan Monopoli
Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA

Mantan Pejabat Keuangan Buron ke Yunani Sebelum Vonis
Jumat, 18 September 2026, 19.36 WITA


