Meta Dihadapkan Gugatan Soal Penggunaan Foto Pengguna untuk AI Wajah
Sejumlah keluarga di AS menggugat Meta atas dugaan penggunaan foto publik dari Facebook dan Instagram untuk pengembangan teknologi pengenalan wajah universal tanpa izin.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebuah gugatan kelas yang diajukan oleh keluarga dari Illinois dan California menuduh Meta secara ilegal memanfaatkan foto pengguna dari platform Facebook dan Instagram untuk melatih sistem pengenalan wajah berbasis kecerdasan buatan. Gugatan ini muncul setelah seorang ibu dari Utah mengunggah pengalaman pribadinya, menyatakan bahwa Meta diduga menggunakan data visual anak-anaknya yang masih kecil untuk melatih algoritma AI. Unggahan tersebut menjadi titik awal munculnya tindakan hukum kolektif yang menyoroti praktik pengumpulan data biometrik tanpa persetujuan eksplisit.
Dalam dokumen hukum, para penggugat menekankan bahwa Meta mengambil tanda biometrik dari foto profil yang tersedia secara publik, kemudian mengolahnya menjadi data digital yang dapat digunakan untuk identifikasi wajah secara masif. Temuan ini sejalan dengan temuan media independen yang menemukan adanya kode tersembunyi dalam aplikasi pendukung AI Meta yang menyimpan representasi biometrik wajah—yang disebut "faceprints"—dalam sistem pendukung kacamata pintar. Data tersebut, menurut gugatan, dapat dipasangkan dengan foto profil pengguna untuk membangun sistem pengenalan wajah yang mencakup jutaan individu.
Meta membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa penggunaan data untuk pengembangan AI dilakukan dengan transparansi dan sesuai kebijakan privasi. Perusahaan menyatakan bahwa mereka telah menginformasikan cara pengolahan data pengguna secara jelas dan memastikan bahwa pengguna memiliki kontrol atas informasi pribadi mereka. Terkait fitur yang disebut NameTag—yang diklaim akan memungkinkan pengenalan wajah otomatis dalam konteks sosial—Meta menegaskan bahwa proyek tersebut belum mencapai tahap final dan tidak akan diluncurkan tanpa pertimbangan mendalam.
Namun, keberadaan NameTag tetap menjadi sorotan karena pernyataan sebelumnya dari CTO Meta, Andrew Bosworth, yang menyebut teknologi tersebut sebagai inovasi penting dan berpotensi mengubah cara pengguna berinteraksi di dunia digital. Hal ini bertolak belakang dengan pernyataan perusahaan yang menekankan belum adanya keputusan akhir. Sebelumnya, Meta juga pernah menanggung biaya hukum besar akibat pelanggaran privasi, termasuk penyelesaian gugatan tahun 2020 dengan membayar US$650 juta dan gugatan lain di Texas pada 2024 senilai US$1,4 miliar terkait penggunaan data pengenalan wajah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Mantan Pejabat Keuangan Buron ke Yunani Sebelum Vonis
Seorang mantan pejabat keuangan senior di Connecticut, AS, kabur ke Yunani sebelum sidang vonis kasus korupsi dan suap, diduga menggunakan kapal dan pesawat.
18 September 2026

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas 334,5 Kg hingga Pertengahan September
Penyelundupan emas ilegal seberat 334,5 kg berhasil digagalkan hingga 14 September 2026 melalui 74 operasi di berbagai pintu masuk negara.
18 September 2026

KPK Tangkap 17 Orang dalam OTT di BPN, Termasuk Pejabat dan Orang Dekat Menteri
KPK menangkap 17 orang dalam operasi tangkap tangan terkait dugaan suap pengurusan HGB di Kabupaten Bogor, termasuk pejabat tinggi dan pihak swasta yang diduga dekat Menteri ATR/BPN.
18 September 2026

Febrie Adriansyah: Saya Dijebak Setelah Setor Rp300 Triliun ke Negara
Mantan Jampidsus Kejagung yang menyetorkan Rp300 triliun dari penanganan kasus besar mengaku dituduh pemerasan secara keliru, menilai Presiden dapat informasi yang salah.
18 September 2026
Berita Lainnya

CitraLand Kendari Dirancang Jadi Pusat Bisnis dan Gaya Hidup Kota
Jumat, 18 September 2026, 19.54 WITA

Neta Siap Bangkit, Produksi SUV Dilanjutkan Setelah Restrukturisasi
Jumat, 18 September 2026, 19.47 WITA

Prabowo Dorong Pengembangan Bensin E50 Usai B50 Berlaku
Jumat, 18 September 2026, 19.47 WITA

Kuah Coto, Inovasi Warung Bakso di Kendari yang Menyatukan Dua Legenda Rasa
Jumat, 18 September 2026, 19.45 WITA

Kendari Diprediksi Alami Kekeringan Ekstrim pada Musim Kemarau 2026
Jumat, 18 September 2026, 19.40 WITA

OpenAI Ungkap Perilaku AI Bermasalah, Janji Laporan Transparan
Jumat, 18 September 2026, 19.39 WITA

DeepSeek: Seruan Perlambatan AI Bentuk Kepemilikan Monopoli
Jumat, 18 September 2026, 19.37 WITA

Tidak Ada Kenaikan Tarif PPN, Pemerintah Tekankan Efisiensi Pemungutan
Jumat, 18 September 2026, 19.36 WITA


