Kerja Sama Global Dorong Keadilan Pajak Lintas Batas
Indonesia mendorong kolaborasi internasional untuk memastikan pemungutan pajak yang adil dan konsisten di era ekonomi digital global.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 41x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam forum internasional di Jakarta, perwakilan Kementerian Keuangan menekankan pentingnya kerja sama global dalam menghadapi kompleksitas pemungutan pajak bagi perusahaan lintas negara. Upaya ini bukan semata-mata mengejar pendapatan, melainkan membangun sistem yang adil, transparan, dan mampu menangani perubahan ekonomi yang sangat cepat.
Kondisi saat ini menunjukkan bahwa bisnis bisa mengoperasikan aktivitas dari satu lokasi, melayani pasar di berbagai negara, dan mengelola keuntungan secara global dalam hitungan detik. Fenomena ini menciptakan peluang besar bagi perusahaan, namun juga menimbulkan tantangan signifikan bagi otoritas pajak dalam mengidentifikasi, menilai, dan menagih kewajiban pajak secara akurat.
Direktur Jenderal Pajak menyoroti urgensi peningkatan kerja sama penagihan pajak antar negara, khususnya bagi anggota mekanisme kerja sama pajak Belt and Road Initiative Tax Administration Cooperation Mechanism (BRITACOM). Ia menekankan bahwa mobilitas aset dan perusahaan lintas batas tidak boleh dimanfaatkan sebagai sarana penghindaran pajak.
Menurutnya, sinergi antar negara dalam penagihan pajak harus menjadi prioritas utama. Dengan sistem kolaboratif yang aman dan efisien, setiap wajib pajak dapat dipastikan membayar kewajibannya sesuai lokasi dan sumber penghasilan, tanpa celah hukum yang dimanfaatkan untuk menghindar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

