Keterbukaan Data Dorong 4,3 Juta Penerima Bansos Baru
Keterbukaan data melalui DTSEN memungkinkan identifikasi 4,3 juta warga baru yang layak menerima bantuan sosial, meski sebelumnya tidak pernah tercatat sebagai penerima.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 11 September 2026, 22.36 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Keterbukaan akses terhadap data sosial dan ekonomi nasional melalui Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) justru menjadi kunci dalam memperluas cakupan bantuan sosial secara akurat. Menurut tenaga ahli Kementerian Sosial, kebijakan transparansi ini tidak memperburuk distribusi, melainkan memperbaiki ketepatan sasaran. Dengan sistem yang terbuka, pemerintah kini mampu menjangkau kelompok rentan yang sebelumnya terlewat dalam program bantuan.
Proses seleksi penerima bantuan berbasis pendekatan *targeted* menuntut keakuratan data dan pemilahan yang ketat. Untuk itu, sistem desil digunakan sebagai alat awal dalam menentukan prioritas, berdasarkan tingkat kemiskinan dan keterpaparan risiko sosial. Desil menjadi acuan utama dalam menetapkan siapa yang layak menerima bantuan, terutama dari kelompok paling miskin hingga menengah bawah.
Dengan pendekatan ini, sejak DTSEN berlaku, tercatat sebanyak 4,3 juta keluarga baru yang sebelumnya tidak pernah menerima bantuan sosial kini masuk dalam daftar penerima. Mereka berasal dari desil 1 hingga desil 4, yang sebelumnya tidak terdeteksi dalam sistem pendataan. Ini menunjukkan efektivitas keterbukaan data dalam menjangkau kelompok yang benar-benar membutuhkan.
Pemerintah menegaskan bahwa tujuan utama dari sistem ini bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi memastikan dana sosial tepat sasaran, tidak terbuang, dan mampu menjangkau yang paling rentan. Dengan data yang terbuka dan sistem pemeringkatan yang jelas, diharapkan keberlanjutan program perlindungan sosial dapat terjaga secara transparan dan akuntabel.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Diminta Libatkan RT-RW dalam Pembaruan Data Bansos
Ekonom menyarankan pemerintah memperkuat pendataan bansos melalui keterlibatan RT-RW dan pendamping PKH, bukan membentuk agen baru.
11 September 2026

Pemerintah Dorong Perluasan Program Bedah Rumah ke 2 Juta Unit
Pemerintah menargetkan penambahan 2 juta unit bedah rumah hingga 2027, dengan upaya percepatan verifikasi dan penyederhanaan persyaratan di seluruh provinsi.
11 September 2026

Pemerintah Bisa Hemat Rp17,9 Triliun dengan Desil untuk Bansos
Penggunaan desil dalam penentuan penerima bantuan sosial mampu menghemat anggaran hingga Rp17,9 triliun berkat peningkatan akurasi sasaran.
11 September 2026

Bulog Salurkan Bantuan Beras Tiga Bulan di Lampung Selatan
Perum Bulog menyalurkan bantuan pangan berupa beras kepada 182 ribu penerima di Lampung Selatan, masing-masing mendapat 10 kg per bulan selama Juli hingga September 2026.
11 September 2026
Berita Lainnya

Rahasia Telur Orak-Arik Lembut ala Restoran
Jumat, 11 September 2026, 22.48 WITA

Resep Sari Kacang Hijau Rumahan untuk Kesehatan dan Hemat
Jumat, 11 September 2026, 22.47 WITA

5 Tanda Makanan di Kulkas Sudah Rusak, Jangan Dikonsumsi Lagi
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

Festival Kuliner Serpong Tonjolkan Warisan Rasa Sumatera
Jumat, 11 September 2026, 22.46 WITA

BYD Putuskan Ubah Strategi Produksi di Malaysia
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

Thailand Siapkan Tarif Tiga Level untuk Kendaraan Listrik
Jumat, 11 September 2026, 22.45 WITA

iPhone 18 Pro Hadirkan Revolusi Kecerdasan dan Performa
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA

iPhone Duo Hadirkan Revolusi Layar Lipat dengan Fitur Unggulan
Jumat, 11 September 2026, 22.38 WITA


