Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Kim Jong Un Lantik Kepala Militer Baru, Perkuat Struktur Pertahanan

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melakukan reshuffle besar di jajaran militer, mencopot Menhan No Kwang Choi dan melantik Kim Song Gi sebagai penggantinya, sambil memberikan penghargaan tertinggi kepada para ilmuwan teknologi pertahanan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 20.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Kim Jong Un Lantik Kepala Militer Baru, Perkuat Struktur Pertahanan📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, secara resmi mencopot Menteri Pertahanan No Kwang Choi dalam perombakan struktural militer yang dilakukan pada akhir pekan lalu. Keputusan tersebut diambil dalam rapat yang dipimpin langsung oleh Kim Jong Un pada Sabtu (29/8), sebagaimana dikonfirmasi oleh kantor berita negara KCNA. Selain diberhentikan dari jabatannya, No Kwang Choi juga diturunkan dari posisi partai, kini hanya menjabat sebagai wakil direktur pertama Departemen Industri Persenjataan.

Gantinya, Kim Jong Un menunjuk Kim Song Gi, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Biro Politik Umum Tentara Rakyat Korea, sebagai Menteri Pertahanan baru. Di samping itu, pejabat senior lain seperti Pak Jong Chon, penasihat pertahanan, dilantik sebagai wakil ketua Komisi Militer Pusat dan masuk dalam struktur partai berkuasa. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya sistematis untuk memperkuat kontrol politik dan struktur militer di bawah kepemimpinan Kim Jong Un.

Dalam kesempatan yang sama, Kim Jong Un memberikan penghargaan nasional tertinggi kepada para ilmuwan, peneliti, dan pejabat yang telah berkontribusi dalam pengembangan teknologi pertahanan. Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara yang digelar pada hari yang sama, dengan fokus pada pencapaian ilmiah penting dalam pengembangan sistem senjata tempur baru. Meski tidak merinci jenis senjata, KCNA menyatakan bahwa inovasi tersebut merupakan tonggak bersejarah dalam memperkuat kapasitas militer negara.

Foto yang dirilis oleh KCNA menunjukkan Kim Jong Un menyematkan medali kepada salah satu penerima penghargaan, menandai pengakuan atas kontribusi strategis dalam peningkatan kemampuan pertahanan. Laporan itu juga menegaskan bahwa Korea Utara telah mencapai jalur pengembangan militer dan teknologi yang unik, didukung oleh inovasi baru yang dianggap krusial untuk menjamin keunggulan strategis. Perombakan ini terjadi seiring dengan peluncuran uji coba roket jarak jauh dan artileri baru yang dilakukan pada akhir Juni, menunjukkan konsistensi kebijakan modernisasi militer.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya