Konsumen Gagal Terima Mobil Setelah Lunasi Pembayaran di Surabaya
Seorang konsumen di Surabaya mengalami kegagalan menerima mobil Wuling Darion meski telah melunasi pembayaran secara tunai, memicu kekhawatiran atas praktik tidak sesuai SOP di salah satu dealer resmi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Seorang pelanggan bernama Nancy mengungkapkan pengalamannya yang menimbulkan ketidakpuasan setelah melakukan pembayaran lunas untuk mobil Wuling Darion di salah satu dealer resmi di Surabaya pada bulan Desember 2025. Proses pembelian dilakukan secara tunai, dengan pembayaran uang muka dilanjutkan dengan pelunasan satu bulan kemudian, disertai dokumen resmi termasuk kuitansi, materai, dan stampel basah. Namun, hingga kini, unit mobil yang telah dibayar secara penuh belum juga diterima oleh Nancy.
Pada bulan Juni, Nancy menerima pengembalian dana sebesar Rp55 juta dengan janji akan menerima mobil pada bulan Juli. Namun, janji tersebut tidak terpenuhi. Ia kemudian mendapatkan informasi bahwa terjadi penyalahgunaan dokumen dan manipulasi dalam proses transaksi, menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam administrasi pembelian. Nancy menyampaikan kekecewaannya atas ketidaktransparanan dan kegagalan pihak dealer dalam memenuhi kewajiban sesuai kesepakatan.
Wuling Indonesia secara resmi mengakui adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oleh oknum tenaga penjual bernama Raditya di salah satu jaringan dealer di Surabaya. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Dalam keterangan resmi, Wuling menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak merepresentasikan kebijakan perusahaan dan tidak ditoleransi.
Perusahaan menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini dengan mengambil langkah korektif terhadap dealer bersangkutan, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan penerapan SOP di jaringan resmi. Wuling juga menegaskan komitmen untuk menjamin hak konsumen dalam setiap transaksi, serta memperkuat pengawasan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


