Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Konsumen Gagal Terima Mobil Setelah Lunasi Pembayaran di Surabaya

Seorang konsumen di Surabaya mengalami kegagalan menerima mobil Wuling Darion meski telah melunasi pembayaran secara tunai, memicu kekhawatiran atas praktik tidak sesuai SOP di salah satu dealer resmi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.37 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Konsumen Gagal Terima Mobil Setelah Lunasi Pembayaran di Surabaya
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Seorang pelanggan bernama Nancy mengungkapkan pengalamannya yang menimbulkan ketidakpuasan setelah melakukan pembayaran lunas untuk mobil Wuling Darion di salah satu dealer resmi di Surabaya pada bulan Desember 2025. Proses pembelian dilakukan secara tunai, dengan pembayaran uang muka dilanjutkan dengan pelunasan satu bulan kemudian, disertai dokumen resmi termasuk kuitansi, materai, dan stampel basah. Namun, hingga kini, unit mobil yang telah dibayar secara penuh belum juga diterima oleh Nancy.

Pada bulan Juni, Nancy menerima pengembalian dana sebesar Rp55 juta dengan janji akan menerima mobil pada bulan Juli. Namun, janji tersebut tidak terpenuhi. Ia kemudian mendapatkan informasi bahwa terjadi penyalahgunaan dokumen dan manipulasi dalam proses transaksi, menunjukkan adanya ketidaksesuaian dalam administrasi pembelian. Nancy menyampaikan kekecewaannya atas ketidaktransparanan dan kegagalan pihak dealer dalam memenuhi kewajiban sesuai kesepakatan.

Wuling Indonesia secara resmi mengakui adanya pelanggaran terhadap standar operasional prosedur (SOP) yang dilakukan oleh oknum tenaga penjual bernama Raditya di salah satu jaringan dealer di Surabaya. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas kerugian dan ketidaknyamanan yang dialami konsumen. Dalam keterangan resmi, Wuling menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak merepresentasikan kebijakan perusahaan dan tidak ditoleransi.

Perusahaan menyatakan akan menindaklanjuti kasus ini dengan mengambil langkah korektif terhadap dealer bersangkutan, termasuk evaluasi menyeluruh terhadap sistem operasional dan penerapan SOP di jaringan resmi. Wuling juga menegaskan komitmen untuk menjamin hak konsumen dalam setiap transaksi, serta memperkuat pengawasan guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya