KPK Gelar Ekspose Usai OTT di BNPB
KPK menggelar ekspose malam hari pasca-OTT di BNPB, mengamankan sekitar Rp1,5 miliar dalam dugaan kasus suap pengadaan barang dan jasa.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 23.26 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 41x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar rapat ekspose secara mendadak pada Selasa (13/10) malam, menyusul hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat dan pihak terkait dalam proses pengadaan.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan pendalaman lebih dalam atas hasil operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa hasil dari ekspose ini akan disampaikan secara resmi melalui konferensi pers dalam waktu dekat, termasuk detail perkembangan kasus dan status hukum para tersangka yang diamankan.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK berhasil mengamankan sejumlah barang bukti awal senilai sekitar Rp1,5 miliar. Barang bukti tersebut diduga berasal dari transaksi suap yang diduga terjadi dalam pengadaan barang dan jasa di BNPB. Kegiatan penyelidikan tetap berjalan secara intensif untuk mengungkap jaringan dan skema korupsi yang lebih luas.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, membenarkan adanya aktivitas lapangan oleh tim KPK di BNPB. Ia menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas penegakan hukum yang dilakukan secara profesional dan terukur. KPK menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, tanpa ada intervensi dari pihak mana pun.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

