Kredit Perbankan Tumbuh 13,69%, Tertinggi dalam Dekade Terakhir
Pertumbuhan kredit perbankan mencapai 13,69%, menjadi yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir, didukung oleh modal kuat dan NPL terkendali.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 25 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kredit perbankan nasional berhasil mencatat pertumbuhan sebesar 13,69% pada periode tertentu, menandai angka tertinggi dalam dekade terakhir. Capaian ini disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan dalam acara Rakornas Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah 2026 di JIEXPO Convention Centre, 22 Oktober 2026. Angka tersebut mencerminkan kenaikan signifikan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi di berbagai sektor.
Pertumbuhan kredit ini sejalan dengan pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai dua digit, mencapai total Rp 10.400 triliun. Angka tersebut menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan yang tetap stabil dan terjaga. Di tengah ekspansi kredit, struktur permodalan bank tetap kuat, sementara rasio kredit bermasalah (NPL) berada dalam kontrol yang baik.
Otoritas Jasa Keuangan menegaskan bahwa stabilitas sistem keuangan tetap menjadi prioritas utama. Dengan modal yang kuat dan pengelolaan risiko yang baik, sektor perbankan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional tanpa mengorbankan kesehatan finansial jangka panjang. Peningkatan kredit juga diharapkan mendorong akses keuangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di daerah terpencil.
Di sektor pasar modal, OJK menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia. Pihaknya menegaskan komitmen untuk terus melakukan reformasi struktural serta menegakkan hukum secara tegas terhadap pelanggaran yang merugikan investor. Penegakan aturan menjadi bagian integral dari upaya menciptakan pasar modal yang transparan, adil, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
OJK imbau masyarakat bijak manfaatkan akses pembiayaan digital dengan tetap mempertimbangkan kemampuan membayar dan pemahaman risiko yang melekat.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA: Tak Ganggu Ketersediaan
Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 juta kaki kubik harian, tetapi otoritas energi Singapura menegaskan ketersediaan pasokan tetap terjaga.
25 Oktober 2026

RI Kurangi Ekspor Gas ke Singapura, EMA Jamin Stabilitas Pasokan
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD, namun otoritas energi Singapura menegaskan pasokan tetap aman berkat cadangan dan diversifikasi sumber.
25 Oktober 2026

Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Jaga Ketersediaan Dalam Negeri
Pemerintah Indonesia memangkas ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBTUD mulai 24 Oktober 2026 demi menjamin pasokan energi nasional, khususnya untuk sektor kelistrikan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

