Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KRI Sriwijaya Siap Berganti Nama 24 September

Kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia tiba di Tanjung Priok dan akan resmi menjadi KRI Sriwijaya pada 24 September 2026 setelah serah terima dan proses modernisasi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
KRI Sriwijaya Siap Berganti Nama 24 September📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kapal induk berbendera Italia, ITS Giuseppe Garibaldi, telah memasuki pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Jumat pagi, tepat pukul 07.58 WIB. Kedatangan kapal dengan panjang 180 meter dan lebar 33 meter ini disambut langsung oleh tim marching band TNI yang memainkan lagu khas Betawi, termasuk "Si Jali Jali", sebagai bentuk penghormatan atas kedatangan kapal strategis pertama Indonesia. Kapal tersebut tiba setelah perjalanan panjang dari Italia yang dimulai pada 24 Agustus 2026, dengan pengawalan kapal perang Italia sepanjang rute.

Kepala Staf TNI Angkatan Laut, Laksamana TNI Muhammad Ali, menegaskan bahwa serah terima kapal dari pihak Italia akan dilangsungkan pada 24 September mendatang, di Pelabuhan Tanjung Priok, dan disaksikan oleh pejabat tinggi negara serta jajaran TNI. Pada hari yang sama, kapal akan secara resmi berganti nama menjadi KRI Sriwijaya, menandai masuknya kapal induk pertama Indonesia ke dalam armada angkatan laut nasional. Proses peralihan bendera dari Italia ke Indonesia menjadi bagian penting dari upacara serah terima tersebut.

Meski belum resmi menjadi bagian TNI AL, kapal akan tetap berada di wilayah nusantara untuk menjalani proses pembenahan fisik dan perbaikan mesin. Tujuan utamanya adalah menyesuaikan kapal dengan kondisi operasional di laut tropis serta kebutuhan doktrin operasi militer selain perang (OMSP). Salah satu fokus penyesuaian adalah modifikasi untuk mendukung operasi helikopter dan pesawat nirawak (drone), sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam rapat terbatas tentang penanganan bencana.

Ali juga menegaskan bahwa kapal akan siap digunakan untuk tugas-tugas kemanusiaan, termasuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), yang merupakan bagian dari OMSP. Namun, penggunaannya dalam operasi darurat belum bisa dilakukan segera, karena harus menunggu proses serah terima dan retrofit selesai. Sebelumnya, kapal sempat singgah di Sri Lanka dan memasuki perairan Indonesia melalui Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I, dengan pengawalan dua kapal perang TNI AL, KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Kraft Group Sumbang Dana untuk Lawan Antisemitisme
Musik

Kraft Group Sumbang Dana untuk Lawan Antisemitisme

Pengusaha Yahudi Robert Kraft, pemilik New England Patriots, memicu kontroversi lantaran memengaruhi pembatalan penampilan rapper Macklemore dalam tur Ed Sheeran karena komentarnya yang mendukung Palestina merdeka.

19 September 2026

Berita Lainnya