Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Macklemore Didepak dari Tur Ed Sheeran Akibat Dukungan untuk Palestina

Pemecatan Macklemore dari tur Ed Sheeran muncul setelah ia menyuarakan dukungan untuk Palestina di panggung konser, memicu reaksi keras dari kelompok pro-Israel dan berujung pada boikot massal dari musisi lain.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.41 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Macklemore Didepak dari Tur Ed Sheeran Akibat Dukungan untuk Palestina📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pertunjukan pertama Macklemore di MetLife Stadium, New Jersey, pada 4 September menjadi titik balik dalam tur Ed Sheeran. Di hadapan penonton, rapper itu membawakan lagu "Hind's Hall" dan secara terbuka menyampaikan dukungan bagi rakyat Palestina, menegaskan bahwa kata "Bebaskan Palestina" memiliki makna mendalam baginya. Ungkapan itu menjadi awal dari gelombang perdebatan yang meluas di kalangan publik dan media internasional.

Sehari setelahnya, Macklemore kembali menegaskan posisinya dengan menekankan bahwa kritik terhadap kebijakan Israel bukanlah bentuk antisemitisme. Pernyataannya langsung memicu respons dari Israeli-American Council (IAC), yang mengajukan petisi untuk mencopotnya dari tur. IAC menilai bahwa panggung konser digunakan sebagai ajang kampanye politik yang merugikan komunitas Yahudi.

Tekanan terus membesar hingga promotor tur, Messina Touring Group, mengumumkan pencopotan Macklemore pada 14 September. Keputusan ini diambil setelah venue mengancam membatalkan konser jika sang rapper tetap tampil. Macklemore menolak keputusan tersebut dengan menyatakan bahwa netralitas dalam konflik antara penindas dan yang tertindas adalah ilusi. Ia juga menyebut tekanan dari pemilik Gillette Stadium, Robert Kraft, sebagai faktor penentu.

Reaksi berantai pun terjadi. Beberapa musisi pendukung tur, termasuk Aaron Rowe, Finneas, Lukas Graham, dan band Beoga, secara bersamaan mengundurkan diri dari sisa rangkaian konser. Mereka menyatakan dukungan penuh terhadap Palestina dan menilai keputusan promotor sebagai bentuk penghinaan terhadap kebebasan berekspresi. Di tengah kontroversi, Macklemore mengumumkan donasi sebesar US$1 juta atau setara Rp17,81 miliar untuk organisasi kemanusiaan Palestina. Ia juga menantang Kraft untuk menyamai donasi tersebut.

Respons dari pihak Ed Sheeran datang pada 15 September, saat penyanyi itu menyatakan menghargai sikap Macklemore, namun memilih menjaga netralitas demi menjaga keamanan ruang konser. Namun, langkah tersebut justru memicu lebih banyak kritik. Dalam waktu singkat, Kraft mengonfirmasi bahwa Ed Sheeran telah berkomitmen bersama untuk menyumbang total US$2 juta atau Rp35,62 miliar guna menangani krisis kemanusiaan di Palestina.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Kraft Group Sumbang Dana untuk Lawan Antisemitisme
Musik

Kraft Group Sumbang Dana untuk Lawan Antisemitisme

Pengusaha Yahudi Robert Kraft, pemilik New England Patriots, memicu kontroversi lantaran memengaruhi pembatalan penampilan rapper Macklemore dalam tur Ed Sheeran karena komentarnya yang mendukung Palestina merdeka.

19 September 2026

Berita Lainnya