Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Presiden Prabowo Subianto menilai dua tahun masa jabatannya sebagai waktu yang cukup untuk menilai kinerja menteri, membuka kemungkinan reshuffle demi optimalisasi kinerja pemerintahan.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa dua tahun masa kepemimpinannya telah menjadi periode yang layak untuk mengevaluasi kinerja jajaran kabinet. Ia menilai masa tersebut cukup bagi setiap menteri untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pemerintah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara interaktif yang digelar pada Jumat, 18 September, di mana ia menjawab berbagai pertanyaan terkait arah kebijakan dan struktur kabinet.
Prabowo menegaskan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara kontinu, bukan hanya pada momen tertentu. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap posisi di kementerian diisi oleh orang yang tepat, berkompetensi tinggi, dan sesuai dengan tugas yang diemban. "Kita harus selalu memastikan the right man in the right place," tegasnya, menekankan prinsip selektif dalam pengisian jabatan.
Ia memberi contoh pencapaian signifikan dalam bidang ketahanan pangan, yang berhasil diraih lebih cepat dari target awal. Swasembada pangan yang sebelumnya ditargetkan dalam empat tahun berhasil dicapai dalam waktu satu tahun berkat kerja keras Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kinerja yang efektif dapat muncul jika kompetensi dan kedisiplinan dikedepankan.
Sejauh ini, Prabowo telah melakukan enam kali reshuffle sejak menjabat pada Oktober 2024. Perubahan terakhir terjadi pada 14 September 2026, ketika posisi Menteri Keuangan digantikan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan. Perubahan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus menyesuaikan struktur kabinet demi peningkatan kinerja.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027 Resmi Ditetapkan
Pemerintah menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2027, berdasarkan SKB Tiga Menteri yang dikeluarkan pada 15 September 2026.
19 September 2026

Trump Larang Tiga Media Liput Gedung Putih, Didesak Pertimbangkan Konstitusi
Presiden AS Donald Trump mengancam melarang CNN, MS NOW, dan Politico meliput Gedung Putih karena dinilai menyebarkan informasi palsu, memicu kekhawatiran akan pelanggaran hak pers menurut amandemen konstitusi.
19 September 2026

Pemerintah Suriah Turunkan Harga Solar Usai Krisis Protes Massal
Pemerintah Suriah menetapkan tiga level harga solar untuk menanggulangi krisis akibat kenaikan harga bahan bakar yang memicu protes di berbagai wilayah.
19 September 2026

Menhub Perbarui Kepemimpinan di Ditjen Perhubungan Laut
Pembaruan jabatan pimpinan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan efektivitas pengawasan maritim.
19 September 2026
Berita Lainnya

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

KPK Perluas Penyelidikan Suap HGB dengan Geledah Rumah dan Kantor
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Pertimbangkan Periksa Menteri ATR/BPN dalam Kasus Suap HGB
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Nusron Wahid Serahkan Proses Hukum ke KPK
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Pria Viral Tendang Wanita di Mal Jadi Tersangka
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

ASN Kemenpora Diduga Tanam Ganja di Rumah Pribadi
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

KPK Fokus Lengkapi Bukti Sebelum Panggil Nusron Wahid
Sabtu, 19 September 2026, 15.49 WITA

Lima Langkah Tepat Parkir di Ruang Terbatas
Sabtu, 19 September 2026, 15.48 WITA

