Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet

Presiden Prabowo Subianto menilai dua tahun masa jabatannya sebagai waktu yang cukup untuk menilai kinerja menteri, membuka kemungkinan reshuffle demi optimalisasi kinerja pemerintahan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 6x dibuka
Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan bahwa dua tahun masa kepemimpinannya telah menjadi periode yang layak untuk mengevaluasi kinerja jajaran kabinet. Ia menilai masa tersebut cukup bagi setiap menteri untuk menunjukkan kapasitas dan kontribusinya terhadap pencapaian tujuan pemerintah. Pernyataan ini disampaikan dalam acara interaktif yang digelar pada Jumat, 18 September, di mana ia menjawab berbagai pertanyaan terkait arah kebijakan dan struktur kabinet.

Prabowo menegaskan bahwa evaluasi kinerja dilakukan secara kontinu, bukan hanya pada momen tertentu. Ia menekankan pentingnya memastikan bahwa setiap posisi di kementerian diisi oleh orang yang tepat, berkompetensi tinggi, dan sesuai dengan tugas yang diemban. "Kita harus selalu memastikan the right man in the right place," tegasnya, menekankan prinsip selektif dalam pengisian jabatan.

Ia memberi contoh pencapaian signifikan dalam bidang ketahanan pangan, yang berhasil diraih lebih cepat dari target awal. Swasembada pangan yang sebelumnya ditargetkan dalam empat tahun berhasil dicapai dalam waktu satu tahun berkat kerja keras Kementerian Pertanian di bawah kepemimpinan Andi Amran Sulaiman. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kinerja yang efektif dapat muncul jika kompetensi dan kedisiplinan dikedepankan.

Sejauh ini, Prabowo telah melakukan enam kali reshuffle sejak menjabat pada Oktober 2024. Perubahan terakhir terjadi pada 14 September 2026, ketika posisi Menteri Keuangan digantikan dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan. Perubahan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk terus menyesuaikan struktur kabinet demi peningkatan kinerja.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya