Sabtu, 19 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menhub Perbarui Kepemimpinan di Ditjen Perhubungan Laut

Pembaruan jabatan pimpinan di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan peningkatan efektivitas pengawasan maritim.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 07.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Menhub Perbarui Kepemimpinan di Ditjen Perhubungan Laut📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan secara resmi menunjuk pejabat pelaksana tugas (Plt) untuk posisi Direktur Jenderal Perhubungan Laut, menggantikan Muhammad Masyhud. Keputusan ini dipandang sebagai bagian dari proses penyegaran manajerial yang rutin dilakukan dalam struktur pemerintahan, guna memperkuat tata kelola dan memastikan kinerja institusi tetap optimal. Penunjukan Plt dilakukan untuk menjaga kelancaran operasional sektor transportasi laut tanpa hambatan.

Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut, Lollan Panjaitan, kini menjabat sebagai Plt Dirjen Hubla. Ia diberi amanat untuk memastikan semua tugas dan fungsi tetap berjalan sesuai rencana, terutama dalam aspek pengawasan dan peningkatan keselamatan pelayaran. Keputusan ini juga mencerminkan komitmen Kemenhub untuk terus memperbaiki sistem pengawasan di lapangan, sejalan dengan arahan Menhub yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi nasional.

Pergantian kepemimpinan tidak diartikan sebagai evaluasi kinerja individu, melainkan respons terhadap kebutuhan organisasi untuk tetap adaptif dan responsif terhadap dinamika sektor maritim. Dalam proses ini, Kemenhub menekankan pentingnya sinergi antar unit kerja, pembaruan strategi, serta peningkatan koordinasi dengan pemangku kepentingan lainnya. Tujuannya adalah menciptakan sistem transportasi laut yang lebih aman, efisien, dan berkualitas.

Selain posisi Dirjen Hubla, jabatan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) juga mengalami pergantian. Plt diberikan kepada pejabat baru karena pejabat sebelumnya telah memasuki masa pensiun. Penunjukan ini dilakukan untuk menjaga kelangsungan fungsi organisasi dan memastikan pembinaan SDM di bidang perhubungan tetap berjalan secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya