Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KUR BRI Dorong Berkembangnya Usaha Ketoprak Warisan Keluarga

Dukungan KUR BRI membantu Ardi Yulianto mengembangkan usaha ketoprak keluarganya dari gerobak ke warung tetap, meningkatkan omzet hingga kenaikan 5–15 persen.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 21.26 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 49x dibuka
KUR BRI Dorong Berkembangnya Usaha Ketoprak Warisan Keluarga📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ardi Yulianto, pelaku usaha mikro dari Bengkulu Selatan, berhasil mengembangkan usaha ketoprak warisan orang tua dengan dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Keputusannya meneruskan usaha yang telah berdiri sejak era 1990-an didorong oleh semangat menjaga tradisi keluarga dan menjawab tantangan usia tua orang tua. Dengan berjualan keliling selama puluhan tahun, Ardi tetap mempertahankan cita rasa khas yang menjadi ciri khas keluarganya, memperkuat ikatan dengan pelanggan setia.

Pada 2017, Ardi menerima fasilitas KUR senilai Rp25 juta dari BRI, yang dimanfaatkannya untuk menyewa warung sebagai tempat berjualan tetap. Perubahan ini tidak hanya mempermudah akses bagi pelanggan, tetapi juga memberikan ruang lebih luas bagi Ardi untuk meningkatkan kualitas layanan. Ia menyebut bahwa kehadiran tempat usaha tetap menjadi titik balik dalam perkembangan usaha, memungkinkan peningkatan volume pelayanan dan memperluas jangkauan pelanggan.

Kini, seluruh anggota keluarga turut terlibat dalam operasional usaha, menunjukkan bahwa usaha keluarga tidak hanya menjadi sumber pendapatan, tetapi juga wadah untuk keterlibatan lintas generasi. Ardi juga mengadopsi teknologi digital dengan memanfaatkan layanan pembayaran QRIS BRI, mempermudah transaksi nontunai dan menyesuaikan usaha tradisional dengan tren modern. Ia mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh Mantri BRI, yang menjadi faktor penting dalam proses pengajuan dan pengelolaan usaha.

Berdasarkan riset BRI Research Institute tahun 2025, sebanyak 66,2 persen penerima KUR BRI mengalami peningkatan omzet usaha, dengan 45,9 persen mencatat kenaikan antara 5 hingga 15 persen. Data ini menunjukkan efektivitas pembiayaan produktif dalam mendorong pertumbuhan UMKM. Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menegaskan bahwa program KUR merupakan bagian dari komitmen nyata BRI dalam mewujudkan Asta Cita, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja berkualitas dan membangun kewirausahaan di tingkat dasar.

Dengan perjalanan dari gerobak ke warung, Ardi menegaskan bahwa usaha mikro pun mampu menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi keluarga dan masyarakat. Ia berharap, dukungan seperti KUR BRI dapat terus dirasakan oleh pelaku usaha kecil di berbagai daerah, membuka ruang bagi generasi muda untuk menjaga dan mengembangkan warisan ekonomi keluarga.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya