Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

KUR BRI Wujudkan Harapan Keluarga Lewat Usaha Ketoprak

Ardi Yulianto sukses kembangkan usaha ketoprak keluarga dari gerobak ke warung tetap berkat dukungan KUR BRI, yang berdampak pada peningkatan omzet hingga 66,2% dari 2.928 debitur.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 21 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 82x dibuka
KUR BRI Wujudkan Harapan Keluarga Lewat Usaha Ketoprak📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ardi Yulianto, pengusaha mikro asal Bengkulu Selatan, berhasil mengubah usaha ketoprak warisan orang tua menjadi usaha tetap berbasis warung setelah mendapatkan pendanaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari BRI. Dengan modal Rp25 juta, ia mampu menyewa lokasi tetap dan meningkatkan kualitas pelayanan, menjadikan tempat usaha yang lebih nyaman bagi pelanggan dan mempermudah operasional harian. Keberhasilan ini menjadi bentuk nyata dari upaya menjaga warisan keluarga sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk turut berkontribusi.

Sejak tahun 1990-an, usaha ketoprak keluarga Ardi telah menjadi sumber penghidupan yang stabil. Namun, dengan bertambahnya usia orang tua dan meningkatnya permintaan pasar, ia memutuskan untuk mengembangkan usaha secara lebih serius. Dengan perubahan dari gerobak keliling menjadi tempat tetap, ia tidak hanya meningkatkan kenyamanan konsumen, tetapi juga memperluas jangkauan pelanggan. Ardi menegaskan, keberhasilan ini tak lepas dari komitmen keluarga dalam menjaga keberlangsungan usaha yang telah dibangun secara bertahun-tahun.

Peningkatan omzet yang signifikan menjadi bukti nyata efektivitas KUR BRI. Hasil riset BRI Research Institute 2025 menyatakan bahwa 66,2% dari 2.928 penerima pinjaman mengalami kenaikan omzet, dengan sebagian besar mencatat kenaikan antara 5% hingga 15%. Dukungan juga mencakup layanan digital seperti QRIS BRI, yang mempermudah transaksi non-tunai dan membantu usaha tradisional beradaptasi dengan tren ekonomi modern.

Ardi menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pendampingan yang diberikan Mantri BRI, yang membantu proses pengajuan hingga memberikan masukan strategis. Menurutnya, kehadiran tenaga pendamping menjadi faktor penting dalam transformasi usaha kecil menjadi lebih terstruktur dan berkelanjutan. Ia berharap, model dukungan seperti ini dapat menjangkau lebih banyak pelaku UMKM di daerah terpencil.

Dengan berbagai capaian ini, KUR BRI tidak hanya menjadi alat pembiayaan, tetapi juga instrumen strategis dalam mewujudkan inklusi ekonomi dan pemberdayaan generasi. Program ini mendukung pencapaian Asta Cita BRI, khususnya dalam memperkuat kewirausahaan dan menciptakan lapangan kerja berkualitas di tingkat bawah. Peningkatan omzet pelaku UMKM menunjukkan bahwa akses ke pembiayaan produktif mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya