Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Layanan AI Global Lumpuh Secara Bersamaan

Sejumlah platform kecerdasan buatan utama mengalami gangguan global pada hari Kamis, menyebabkan pengguna di berbagai negara tidak dapat mengakses layanan secara normal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Layanan AI Global Lumpuh Secara Bersamaan
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Pada hari Kamis, layanan kecerdasan buatan global mengalami gangguan serentak yang memengaruhi pengguna di berbagai belahan dunia. Platform seperti ChatGPT, Claude, dan Grok mengalami penurunan kinerja signifikan, dengan banyak pengguna melaporkan tidak bisa mengakses fitur obrolan, gagal login, maupun mengunggah dokumen. Insiden ini mengganggu aktivitas harian yang bergantung pada AI, mulai dari penulisan konten hingga pengembangan perangkat lunak.

Menurut data dari situs pemantau layanan Downdetector, terjadi lonjakan keluhan dalam waktu singkat terkait kegagalan respons dan error teknis pada platform tersebut. OpenAI mengonfirmasi bahwa peningkatan kesalahan pada ChatGPT dan Codex disebabkan oleh kesalahan perutean dalam sistem distribusi. Sementara itu, Anthropic melaporkan adanya peningkatan error pada beberapa model Claude sebelum layanan kembali normal. xAI juga mengakui gangguan operasional pada Grok yang sempat menghambat akses pengguna.

Meski belum ada konfirmasi resmi, sejumlah analis industri menyatakan kemungkinan besar gangguan ini berasal dari masalah pada infrastruktur cloud Microsoft Azure di wilayah Amerika Serikat bagian Timur. Namun, perusahaan teknologi terkait belum menyatakan secara eksplisit bahwa masalah cloud menjadi akar penyebab utama dari kegagalan bersamaan tersebut.

Sebagian besar layanan yang terdampak berhasil dipulihkan dalam waktu beberapa jam setelah tim teknis menerapkan perbaikan sistem dan strategi mitigasi. Proses pemulihan dilakukan secara bertahap, dengan pemantauan intensif untuk memastikan stabilitas jangka panjang. Insiden ini menyoroti ketergantungan global terhadap infrastruktur digital yang rentan terhadap gangguan sistemik.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya