Layanan Emas Digital Mandiri Hadirkan Akses Praktis 24 Jam
Bank Mandiri meluncurkan layanan emas terintegrasi di aplikasi Livin' by Mandiri, menyediakan transaksi beli, jual, cicilan, hingga penarikan fisik secara real-time.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 23.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Bank Mandiri resmi meluncurkan layanan emas digital yang terintegrasi penuh dalam platform Livin' by Mandiri, menyusul perolehan lisensi bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai bank konvensional pertama di Indonesia dengan izin tersebut, Mandiri kini menawarkan akses lengkap terhadap investasi logam mulia tanpa perlu beralih ke aplikasi lain. Layanan ini hadir sebagai bagian dari perayaan HUT ke-28, menegaskan komitmen bank dalam memperluas inklusi keuangan dan memenuhi kebutuhan masyarakat akan aset yang stabil.
Melalui fitur Tabungan Emas, pengguna dapat memulai investasi dengan setoran awal mulai dari 0,02 gram, setara Rp50.000, serta melakukan pembelian lanjutan dari 0,005 gram atau sekitar Rp10.000. Semua transaksi—beli, jual, dan pemantauan harga—dilakukan secara real-time dalam satu aplikasi, mendukung kebutuhan manajemen keuangan yang responsif dan fleksibel. Fitur ini juga menyelaraskan dengan arahan pemerintah melalui Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP2I) untuk memperkuat ekosistem bulion nasional.
Untuk mempermudah akses kepemilikan, Mandiri menyediakan opsi cicilan melalui KSM Emas, dengan bunga kompetitif dan mekanisme penguncian harga (price lock) saat pengajuan. Dengan sistem ini, nasabah terlindungi dari fluktuasi harga masa depan, sementara cicilan yang lunas langsung diakumulasi sebagai saldo tabungan emas yang dapat digunakan kapan saja. Selain itu, fitur Ambil Emas memungkinkan konversi saldo digital menjadi emas fisik melalui ATM Emas Mandiri atau kantor cabang, dengan proses yang mandiri dan transparan.
Pengguna Livin' by Mandiri yang telah mencapai 42,1 juta orang hingga Agustus 2026 kini memiliki akses lebih utuh terhadap ekosistem keuangan digital. Inovasi lanjutan seperti Autodebet Emas untuk investasi rutin, Multiguna Emas untuk pinjaman dengan agunan, serta Transfer Emas antar pengguna, menunjukkan komitmen bank dalam menciptakan solusi finansial yang end-to-end. Menurut Direktur Consumer Banking, layanan ini bukan sekadar transaksi, tetapi alat strategis bagi masyarakat untuk membangun kekayaan jangka panjang secara aman dan terukur.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sidang Pemakzulan Wapres Filipina Fokus pada Ketidaksesuaian Pendapatan dan Kekayaan
Sidang pemakzulan Wakil Presiden Filipina Sara Duterte kembali berlanjut dengan pemeriksaan dokumen pajak yang menyoroti selisih antara pendapatan dan kekayaan yang dilaporkan.
9 Oktober 2026

BI Tahan Suku Bunga, Dorong Masuknya Modal Asing
Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan meski The Fed naikkan suku bunga, dan berhasil menarik aliran modal asing sebesar US$8 miliar melalui insentif biaya hedging dan kebijakan likuiditas makroprudensial.
9 Oktober 2026

HSBC Dorong Transaksi Ritel Jelang Pelepasan Bisnis
HSBC Indonesia gelar travel fair 2026 dengan target pertumbuhan transaksi 44% lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya, sebelum serah terima bisnis ritel ke OCBC NISP.
9 Oktober 2026

Saham TRIN Anjlok Setelah Komisaris Utama Mundur
Saham TRIN turun 6,72% menyusul pengunduran diri Komisaris Utama Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, yang telah diterima perusahaan pada 7 Oktober 2026.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Meikarta Jadi Pilot Project Hunian Ramah Lingkungan Berbasis Energi Bersih
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Antrean Mobil Listrik di SPKLU Picu Kebutuhan Infrastruktur
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.07 WITA

Koordinasi Lintas Kementerian Dorong Ekosistem Mobil Listrik Nasional
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Prabowo Tinjau Progres 100 Kampung Nelayan di Hambalang
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

20.000 Aparat Siaga Hadapi Unjuk Rasa Besar di New Delhi
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

Kerusuhan di Afrika Selatan Dorong Pengungsian Massal
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.06 WITA

BRI Perluas Portofolio Investasi dengan Tiga Reksa Dana Baru
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.05 WITA

Shubhasish Chattoraj Hentikan Jabatan Wakil Presiden Komisaris BMHS
Jumat, 9 Oktober 2026, 23.05 WITA

