Lima Kawasan Alternatif Nongkrong di Jakarta Selain Blok M
Lima lokasi di Jakarta yang menawarkan suasana nongkrong seru dan beragam kuliner tanpa harus ke Blok M yang padat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 07.32 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Blok M memang dikenal sebagai pusat aktivitas anak muda di Jakarta, terutama untuk nongkrong dan menikmati beragam kuliner. Namun, kepadatan pengunjung, terutama di sore hingga malam hari dan akhir pekan, membuat banyak pencinta kuliner mencari alternatif kawasan lain yang tak kalah menarik.
Di Jakarta Selatan, Kemang menjadi pilihan menarik dengan berbagai kafe dan restoran yang tersebar di sepanjang jalan. Suasana yang lebih santai dan akses yang mudah membuat kawasan ini ideal untuk bersantai bersama teman atau sekadar menikmati kopi sambil menikmati arsitektur perkotaan.
Tebet juga menawarkan pengalaman serupa, khususnya di area Tebet Utara yang kaya akan pilihan tempat makan dan nongkrong. Dari kafe kekinian hingga jajanan tradisional, kawasan ini menawarkan perpaduan budaya kuliner yang beragam dan akses yang tak sulit.
Sementara itu, Jalan Sabang di Jakarta Pusat menawarkan nuansa klasik dengan berbagai hidangan lokal seperti sate, nasi goreng, dan pempek. Jalanan yang sempit namun penuh karakter menciptakan suasana yang unik dan nyaman untuk berkumpul. Di sisi lain, Pasar Baru menawarkan kombinasi antara sejarah dan kehidupan kota modern, dengan kuliner legendaris seperti Bakmi Gang Kelinci dan Cakue Ko Atek, serta ruang publik kekinian seperti Pos Bloc yang berdiri di bekas Gedung Filateli.
Kelima kawasan ini menawarkan karakter unik masing-masing, mulai dari cafe-hopping di Kemang dan Cipete, hingga wisata kuliner legendaris di Sabang dan Pasar Baru. Pilihan-pilihan ini membuktikan bahwa Jakarta memiliki banyak destinasi nongkrong yang tak kalah menarik dibanding Blok M, dengan suasana yang lebih berbeda dan lebih nyaman untuk dikunjungi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Minuman Bantu Legakan Tenggorokan Usai Terpapar Abu Vulkanik
Konsumsi air putih, air hangat, dan minuman alami seperti jahe madu dapat meredakan iritasi tenggorokan akibat paparan abu vulkanik, meski tak mampu membersihkan partikel dari paru-paru.
8 September 2026

Pemerintah Tunda Penerapan Cukai Minuman Berpemanis
Pemerintah belum mengeksekusi cukai minuman berpemanis dalam kemasan meski target pendapatan Rp7,6 triliun ditetapkan untuk APBN 2026.
7 September 2026

Pertamina Ajak Masyarakat Berbagi Makanan di Hari Pelanggan
Pertamina Patra Niaga bagikan 8.100 porsi makanan gratis di delapan kota, melalui kegiatan memasak bersama dan berbagi di SPBU serta lembaga sosial.
7 September 2026

Jakarta Dukung Jadi Pusat Industri Kopi Nasional
Gubernur DKI Jakarta menegaskan komitmen memperkuat Jakarta sebagai pusat ekosistem kopi nasional melalui dukungan infrastruktur, kolaborasi, dan perhelatan internasional sebelum 2030.
5 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


