Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Lionel Richie Stabil Usai Dirawat Setelah Konser

Musisi legendaris Lionel Richie kembali dirawat di rumah sakit setelah tampil di St. Louis, namun kondisinya kini stabil setelah diperiksa akibat dehidrasi ringan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 10.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Lionel Richie Stabil Usai Dirawat Setelah Konser
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Lionel Richie, musisi legendaris berusia 77 tahun, menjalani perawatan medis di rumah sakit setelah menyelesaikan pertunjukan di St. Louis pada Sabtu (29/8). Ia mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat atas inisiatif pribadinya setelah acara malam itu, dengan dugaan mengalami dehidrasi ringan. Meski sempat masuk unit perawatan intensif (ICU), kondisinya kini dinyatakan stabil dan dalam penanganan yang sesuai.

Ini bukan pertama kalinya Richie mengalami gangguan kesehatan saat berada di atas panggung. Pada bulan Juni 2026, ia harus menghentikan pertunjukan mendadak di Minnesota setelah jatuh dan terlihat kesakitan. Dalam insiden itu, ia sempat menyanyi sambil duduk sebelum meminta istirahat. Setelah 40 menit, pihak penyelenggara mengumumkan pembatalan acara karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan.

Setelah dua pertunjukan ditunda, Richie kembali tampil di Pittsburgh pada 30 Juni dan menyelesaikan tur bersama Earth, Wind and Fire pada awal bulan ini di Austin, Texas. Penampilan di St. Louis merupakan pertunjukan pertamanya sejak akhir tur tersebut. Ia masih memiliki sepuluh jadwal konser hingga akhir 2026, termasuk residensi di Las Vegas yang berlangsung dari 14 Oktober hingga 13 November, serta penampilan di San Francisco dan São Paulo.

Meski belum ada kepastian, kejadian terbaru ini menimbulkan pertanyaan tentang kelanjutan jadwal pertunjukannya. Namun, pihak manajemen belum memberikan pernyataan resmi mengenai dampak medis terhadap rencana konser mendatang. Richie, yang lahir pada 20 Juni 1949, dikenal sebagai salah satu pelopor musik pop dan balada dari era 1970-an hingga 1990-an, dengan sejumlah karya ikonik seperti *Endless Love*, *All Night Long*, dan *Hello*.

Karya-karyanya telah menjual lebih dari 90 juta rekaman di seluruh dunia, menjadikannya salah satu artis paling sukses sepanjang masa. Ia juga meraih empat penghargaan Grammy, termasuk Song of the Year untuk *We Are the World* (1985) dan Album of the Year untuk *Can't Slow Down* (1983). Lagu *Say You, Say Me* dari film *White Nights* (1985) memenangkan Academy Award dan Golden Globe, menegaskan posisinya sebagai salah satu komposer dan penyanyi paling berpengaruh dalam sejarah musik global.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya