Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Luka Jordy Hodak Tak Masuk Skuad Malaysia U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027

Pemain asal Kroasia, Luka Jordy Hodak, tidak masuk dalam 23 pemain skuad Harimau Muda U-19 yang dipersiapkan untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Luka Jordy Hodak Tak Masuk Skuad Malaysia U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengumumkan daftar 23 pemain yang akan membela timnas U-19 dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Dalam daftar tersebut, nama Luka Jordy Hodak—putra eks pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak—tidak tercantum. Ia tidak dipilih untuk berlaga di Grup H yang akan digelar di Vientiane, Laos, mulai 31 Agustus hingga 6 September. Tim Malaysia akan bersaing dengan Indonesia, Australia, dan tuan rumah Laos untuk mendapatkan tiket langsung ke putaran final atau melalui jalur peringkat runner-up terbaik.

Sebelumnya, Luka pernah masuk skuad Malaysia U-19 dalam Piala AFF U-19 2026 yang diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara. Ia hanya bermain selama 20 menit dalam laga melawan Brunei Darussalam pada fase grup, tanpa mencatatkan gol maupun assist. Meski Malaysia finis sebagai runner-up Grup B di bawah Thailand, mereka gagal melaju ke semifinal karena tidak menjadi tim runner-up terbaik dari tiga grup yang ada.

Luka Jordy Hodak saat ini bermain untuk NK Trnje FC, klub divisi tiga di Kroasia. Ia memenuhi kriteria kebangsaan Malaysia karena lahir di negara tersebut dari hasil pernikahan Bojan Hodak dengan seorang wanita asal Malaysia. Meski memiliki latar belakang keluarga yang erat dengan dunia sepak bola Indonesia melalui sang ayah, Luka tidak dipilih untuk mengikuti kompetisi kualifikasi utama yang akan menentukan nasib timnas U-19 Malaysia.

Keputusan tidak memasukkan Luka dalam skuad ini menunjukkan evaluasi teknis yang ketat dari pelatih Shukor Adan dalam menentukan komposisi tim. Keberhasilan Malaysia mempertahankan posisi di babak kualifikasi menjadi fokus utama, dengan persaingan ketat melawan tim-tim kuat seperti Indonesia dan Australia.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya