Luka Jordy Hodak Tak Masuk Skuad Malaysia U-19 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
Pemain asal Kroasia, Luka Jordy Hodak, tidak masuk dalam 23 pemain skuad Harimau Muda U-19 yang dipersiapkan untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 di Laos.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.12 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 7x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) telah mengumumkan daftar 23 pemain yang akan membela timnas U-19 dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Dalam daftar tersebut, nama Luka Jordy Hodak—putra eks pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak—tidak tercantum. Ia tidak dipilih untuk berlaga di Grup H yang akan digelar di Vientiane, Laos, mulai 31 Agustus hingga 6 September. Tim Malaysia akan bersaing dengan Indonesia, Australia, dan tuan rumah Laos untuk mendapatkan tiket langsung ke putaran final atau melalui jalur peringkat runner-up terbaik.
Sebelumnya, Luka pernah masuk skuad Malaysia U-19 dalam Piala AFF U-19 2026 yang diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara. Ia hanya bermain selama 20 menit dalam laga melawan Brunei Darussalam pada fase grup, tanpa mencatatkan gol maupun assist. Meski Malaysia finis sebagai runner-up Grup B di bawah Thailand, mereka gagal melaju ke semifinal karena tidak menjadi tim runner-up terbaik dari tiga grup yang ada.
Luka Jordy Hodak saat ini bermain untuk NK Trnje FC, klub divisi tiga di Kroasia. Ia memenuhi kriteria kebangsaan Malaysia karena lahir di negara tersebut dari hasil pernikahan Bojan Hodak dengan seorang wanita asal Malaysia. Meski memiliki latar belakang keluarga yang erat dengan dunia sepak bola Indonesia melalui sang ayah, Luka tidak dipilih untuk mengikuti kompetisi kualifikasi utama yang akan menentukan nasib timnas U-19 Malaysia.
Keputusan tidak memasukkan Luka dalam skuad ini menunjukkan evaluasi teknis yang ketat dari pelatih Shukor Adan dalam menentukan komposisi tim. Keberhasilan Malaysia mempertahankan posisi di babak kualifikasi menjadi fokus utama, dengan persaingan ketat melawan tim-tim kuat seperti Indonesia dan Australia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Raharjati Raih Medali Perak Panjat Tebing Dunia di Santiago
Atlet Indonesia Raharjati Nursamsa meraih medali perak di nomor kecepatan putra pada World Climbing Series Santiago 2026, kalah dari atlet China Zhao Yicheng yang mencatatkan waktu tercepat.
25 Oktober 2026

Moto2 dan Moto3 Australia Dibatalkan Akibat Cuaca Ekstrem
Pembatalan balapan Moto2 dan Moto3 di Phillip Island disebabkan cuaca buruk yang mengancam keselamatan, menggagalkan peluang Veda Ega tampil dari posisi terdepan.
25 Oktober 2026

GR Garage Ukir Prestasi di Kejurnas ITCR 1200 dan OMR 2026
Tim GR Garage Auto2000 Racing Team berhasil menempati posisi ketiga juara umum di kelas Seeded-B Kejurnas ITCR 1200 dan meraih hasil kompetitif di Agya OMR 2026.
25 Oktober 2026

Dortmund Singkirkan Frankfurt, Puncaki Klasemen Sementara
Dortmund naik ke posisi teratas klasemen Bundesliga usai menang 1-0 atas Frankfurt lewat gol Beier di menit ke-80.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Gubernur Tegaskan Kedisiplinan Waktu Jadi Syarat Utama JRF 2026
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

Ribuan Orang Ditahan dalam Aksi Protes Prancis Terkait Biaya Hidup
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.28 WITA

OJK Tekankan Kewaspadaan dalam Manfaatkan Pembiayaan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Vape Berisiko Sebabkan Cedera Paru dan Penyalahgunaan Narkoba
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Prancis Siap Blokir Media Sosial Jelang Demo Rompi Kuning
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.27 WITA

Indonesia Tekankan Konservasi Air Lewat Pengelolaan Daratan Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.26 WITA

QJMotor Perluas Jaringan Dealer, Sasar Pertumbuhan Penjualan Ratusan Unit Bulanan
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

Honda Rilis Pikap Berbasis Triton untuk Pasar ASEAN
Minggu, 25 Oktober 2026, 12.13 WITA

