Mandi Saat Berkeringat: Aman Jika Dilakukan Tepat
Mandi setelah berkeringat aman secara medis asalkan dilakukan secara bertahap dan sesuai prosedur untuk menjaga keseimbangan sirkulasi darah dan kulit.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 12.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Mandi saat tubuh masih berkeringat sering kali disalahpahami sebagai kebiasaan berisiko, terutama dalam konteks kesehatan jantung dan sirkulasi. Namun, penjelasan medis menegaskan bahwa aktivitas ini tidak berbahaya selama dilakukan dengan cara yang benar. Mitos yang menyebutkan bahwa air dingin langsung menyentuh kulit berkeringat bisa membekukan darah atau memicu stroke tidak memiliki dasar ilmiah. Yang perlu diperhatikan adalah transisi suhu tubuh yang mendadak, bukan mandi itu sendiri.
Perubahan suhu ekstrem setelah aktivitas fisik berat dapat memicu reaksi fisiologis mendadak. Saat tubuh berkeringat, pembuluh darah melebar untuk membantu pendinginan. Jika tiba-tiba terkena air dingin, pembuluh darah akan menyempit secara drastis, menyebabkan lonjakan tekanan darah. Pada individu dengan kondisi jantung yang sudah rentan, kondisi ini berpotensi memicu gangguan irama jantung atau pusing berat. Oleh karena itu, transisi suhu harus dilakukan secara perlahan.
Selain risiko kardiovaskular, mandi langsung saat kulit masih basah juga dapat memicu iritasi kulit. Keringat yang terdiri dari garam, minyak, dan kotoran bisa menyumbat pori-pori jika tidak dibersihkan dengan tepat. Hal ini berpotensi menimbulkan jerawat, terutama di area punggung, atau biang keringat akibat kelembapan berkepanjangan. Oleh karena itu, penting untuk tidak langsung menyentuh air dingin setelah berolahraga tanpa proses pendinginan terlebih dahulu.
Langkah aman yang direkomendasikan adalah melakukan pendinginan selama 10 hingga 15 menit setelah aktivitas fisik. Selama masa ini, tubuh perlahan menurunkan suhu dan produksi keringat mereda. Minum air putih juga penting untuk menggantikan cairan yang hilang. Saat mandi, mulailah dengan air suam-suam kuku, lalu secara bertahap turunkan suhunya jika diperlukan. Setelah selesai, keringkan tubuh dengan handuk bersih untuk mencegah jamur dan iritasi.
Pendekatan ini tidak hanya menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, tetapi juga menjaga kesehatan kulit. Membiasakan transisi suhu yang perlahan adalah kunci utama agar tubuh tetap nyaman dan aman setelah beraktivitas. Dengan memahami mekanisme fisiologis tubuh, masyarakat dapat menghindari mitos yang tidak berdasar dan menjalani kebiasaan mandi yang sehat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Komnas Perempuan Minta Transparansi Data Remisi Bechi
Komnas Perempuan menuntut keterbukaan data remisi Bechi karena pembebasan bersyarat setelah tiga tahun satu bulan dinilai memicu kekhawatiran publik.
24 September 2026

Rieke Buka Suara soal Pelaporan ke MKD atas Dugaan Intervensi Hukum
Anggota DPR PDIP Rieke Diah Pitaloka menegaskan pendampingan terhadap korban bukan intervensi hukum, melainkan bagian dari fungsi representasi dan pengawasan parlemen.
24 September 2026

Mengunyah Es Batu Bisa Jadi Tanda Anemia, Ini Penjelasannya
Kebiasaan mengunyah es batu secara berlebihan sering kali merupakan gejala anemia defisiensi besi, bukan penyebabnya, dan perlu penanganan medis segera.
24 September 2026

Tidur dalam Kegelapan Optimal untuk Kesehatan Tubuh
Tidur dalam kondisi gelap penuh membantu tubuh memproduksi melatonin secara maksimal, menjaga kesehatan jantung, metabolisme, dan menurunkan risiko obesitas serta depresi.
24 September 2026
Berita Lainnya

Inggris vs Argentina: Laga Final yang Terus Menggugah Rivalitas Dunia
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

Messi: Final Dunia Hasil Kerja Keras, Bukan Keberuntungan
Kamis, 24 September 2026, 12.16 WITA

14 Negara Tantang Kompetisi ASEAN Cup 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Perunggu Kedua di Kano Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Siap Hadapi China di Final Beregu Putra Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Indonesia Raih Medali Perunggu Sepak Takraw di Asian Games 2026
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Waspada Calo! Penumpang Kapal Penyeberangan Kendari-Bau-Bau Wajib Beli Tiket
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

Sayu Bella Raih Perunggu di Balap Sepeda Gunung
Kamis, 24 September 2026, 12.15 WITA

