Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Manfaat Usus Ayam yang Tak Banyak Diketahui

Usus ayam kaya nutrisi seperti protein, zat besi, dan vitamin B kompleks, namun harus dikonsumsi dengan porsi dan cara memasak yang tepat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 14.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Manfaat Usus Ayam yang Tak Banyak Diketahui
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Usus ayam, meski sering dianggap sebagai jeroan biasa, memiliki profil nutrisi yang cukup menjanjikan. Dalam setiap porsi, makanan ini menyediakan protein berkualitas tinggi, zat besi, seng, magnesium, selenium, serta berbagai vitamin dari kelompok B dan vitamin A. Kandungan-kandungan ini berperan penting dalam mendukung fungsi tubuh, mulai dari pembentukan sel darah merah hingga menjaga keseimbangan metabolisme.

Nutrisi yang terkandung dalam usus ayam berpotensi membantu memenuhi kebutuhan harian akan zat besi, yang sangat penting bagi pencegahan anemia. Zat besi ini turut berkontribusi dalam transportasi oksigen melalui hemoglobin, sehingga mendukung fungsi otak dan energi tubuh. Selain itu, kandungan vitamin B kompleks dan seng turut mendukung sistem imun dan proses regenerasi sel.

Pengonsumsian usus ayam juga dapat membantu dalam proses penyembuhan luka dan pemeliharaan massa otot, karena protein yang dimilikinya. Namun, manfaat ini tetap tergantung pada kualitas dan cara pengolahan. Usus harus dicuci bersih dan dimasak hingga matang sempurna untuk menghindari risiko kontaminasi bakteri. Konsumsi berlebihan juga perlu dihindari karena jeroan dapat mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang jika dikonsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kardiovaskular.

Bagi ibu hamil, usus ayam dapat menjadi salah satu sumber tambahan nutrisi, terutama protein, zat besi, kalsium, dan fosfor yang dibutuhkan selama kehamilan. Namun, ia tidak boleh menjadi satu-satunya sumber nutrisi utama. Pola makan yang seimbang, mencakup berbagai jenis makanan seperti sayuran, buah, kacang-kacangan, dan sumber protein lain, tetap menjadi kunci utama untuk kesehatan optimal.

Dengan asupan yang terukur dan proses memasak yang higienis, usus ayam dapat menjadi pilihan lauk yang terjangkau dan bernutrisi. Namun, penting untuk tidak mengandalkan satu jenis makanan saja, apalagi jika menyangkut kesehatan jangka panjang. Keseimbangan gizi tetap menjadi prinsip dasar dalam menentukan pola makan sehat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya