Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Manila Diggers Siap Hadapi Persib Tanpa Rasa Takut

Pelatih Juan Esteva menegaskan timnya bermain tanpa gentar menghadapi Persib di babak playoff AFC Champions League Two, meski bertanding tanpa penonton.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Manila Diggers Siap Hadapi Persib Tanpa Rasa Takut
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Manila Diggers siap menghadapi tantangan besar saat menjamu Persib Bandung dalam laga playoff AFC Champions League Two di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Senin (31/8). Pelatih Juan Esteva menyatakan bahwa timnya telah mempersiapkan diri selama tujuh pekan sejak awal pramusim, dengan fokus utama pada peningkatan performa dan kesiapan taktis menghadapi lawan berkelas. Ia menekankan bahwa nama besar Persib tak membuat timnya goyah, justru menjadi motivasi untuk membuktikan kemampuan di kancah Asia.

Esteva menilai pertandingan ini sebagai kesempatan emas bagi Manila Diggers untuk mengukur kualitas di level kompetitif tinggi. Ia menegaskan bahwa kepercayaan diri tinggi menjadi modal utama tim, meskipun mengakui Persib sebagai lawan yang sangat kuat dengan komposisi pemain berkualitas. "Kami tidak takut, kami datang dengan tekad untuk berjuang hingga akhir dan menunjukkan bahwa kami mampu bersaing di level ini," ujarnya.

Meski laga digelar tanpa penonton, Esteva menyebut kondisi tersebut bisa menjadi keuntungan tersendiri. Ia menyadari bahwa kehadiran Bobotoh—suporter Persib—biasanya memberikan tekanan psikologis besar bagi tim tamu. Dengan tidak adanya penonton, Manila Diggers merasa lebih leluasa dalam menjalani strategi tanpa gangguan dari atmosfer stadion. "Secara jujur, tanpa penonton, kami merasa lebih tenang dan bisa fokus penuh," kata dia.

Namun, Esteva juga menyampaikan kekecewaan atas keputusan tanpa penonton, menilai bahwa atmosfer stadion Bandung adalah salah satu elemen penting dalam menghidupkan permainan. Ia menyebut bahwa kehadiran fans memberikan energi yang sulit digantikan, dan timnya sebenarnya ingin merasakan pengalaman itu. "Kami ingin bermain di tengah suporter, karena itu adalah bagian dari pertandingan yang sejati. Tapi kami tetap siap, apapun kondisinya," tegasnya.

Pertandingan ini berlangsung dalam format single match, dengan pemenang otomatis lolos ke babak utama AFC Champions League Two. Kemenangan bagi Manila Diggers akan menjadi bukti bahwa tim dari Filipina mampu bersaing dengan klub besar Asia, sekaligus membuka peluang besar untuk menunjukkan kapasitas mereka di kancah internasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya