Maudy Ayunda Minta Maaf Atas Kontroversi Video Mindfulness
Maudy Ayunda meminta maaf atas kritik publik terkait saran mindfulness yang dinilai kurang peka terhadap krisis sosial, mengakui adanya privilege dalam pilihan untuk menjauh dari berita.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.43 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Sosok Maudy Ayunda kembali menjadi sorotan publik setelah video berjudul "mindfulness in the age of bad news" yang diunggah di kanal YouTube-nya pada 21 Agustus 2026 memicu perdebatan luas. Di dalamnya, ia berbagi pengalaman pribadi menghadapi kelelahan emosional akibat asupan informasi negatif secara terus-menerus. Upaya menjaga kesehatan mental tersebut justru dikritik karena dinilai tidak mencerminkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, kebakaran hutan, dan kebijakan publik yang menimbulkan ketidakadilan.
Kritik memuncak ketika sejumlah netizen menyoroti konsistensi antara pesan dalam video dan produk perawatan bibir miliknya, FromThisIsland, yang menggunakan lemak tengkawang dari Kalimantan—daerah yang mengalami tekanan ekologis akibat deforestasi. Publik menilai ada ketidakselarasan antara tindakan pribadi sang pendiri yang menyarankan untuk tidak terlalu terpapar berita krisis, sementara bisnisnya tetap mengandalkan sumber daya alam dari wilayah yang terancam rusak. Hal ini memperkuat persepsi bahwa sikapnya mencerminkan kelebihan akses atau privilege.
Menanggapi gelombang kritik, Maudy Ayunda menyampaikan klarifikasi melalui komentar di video tersebut. Ia menegaskan bahwa tujuan utamanya bukan menutup mata terhadap realitas sosial, melainkan berbagi strategi pribadi untuk menghindari kelelahan mental di tengah arus informasi yang tak henti. Namun, ia mengakui bahwa gagasan untuk menjauh dari berita tidak sepenuhnya dipertimbangkan secara mendalam, terutama soal ketidaksetaraan akses terhadap pilihan tersebut.
"Being able to step away from the news is itself a privilege," tulisnya, menekankan bahwa tidak semua orang memiliki kebebasan untuk tidak memikirkan krisis yang menimpa keluarga, pekerjaan, atau komunitasnya. Ia menyampaikan permohonan maaf karena belum cukup merefleksikan dimensi sosial dari praktik mindfulness yang ia ajarkan. Maudy menegaskan bahwa kesehatan mental tidak boleh diartikan sebagai bentuk penolakan terhadap tanggung jawab sosial.
Ia menutup klarifikasinya dengan menyampaikan rasa terima kasih atas masukan publik, menegaskan bahwa ia sedang belajar dari kritik yang disampaikan. “Aku dengar dan aku hargai feedback-nya. I’m listening and learning,” demikian pernyataannya. Dengan sikap terbuka ini, Maudy menunjukkan komitmen untuk memperdalam pemahaman tentang dampak praktik mindfulness dalam konteks sosial yang kompleks dan tidak seimbang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Satu KRL Selesai Perawatan, Empat Jadwal Baru untuk Lintas Bogor
Satu rangkaian KRL seri CLI-225 selesai perawatan besar dan kembali beroperasi, memungkinkan penambahan empat perjalanan harian di lintas Bogor, kembali normalisasi layanan ke level 1.065 perjalanan harian.
20 September 2026

Trisakti Peduli Dorong Pemulihan Ekonomi Berkelanjutan di Daerah Terdampak Bencana
Ikatan Alumni Trisakti meluncurkan Trisakti Peduli untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana melalui pendampingan berbasis keahlian alumni lintas bidang.
20 September 2026

Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Subsidi di Takalar Menjelang Musim Tanam
Pupuk Indonesia terus tingkatkan efisiensi penyaluran pupuk bersubsidi di Takalar, dengan realisasi 58% dari alokasi hingga pertengahan September 2026.
20 September 2026

Pupuk Indonesia Dorong Swasembada Bawang Putih Melalui Pendekatan Terintegrasi
Pupuk Indonesia mendukung target swasembada bawang putih nasional dengan penyediaan pupuk bersubsidi dan program pendampingan terpadu, sejalan dengan rencana ekspansi lahan hingga 120 ribu hektare hingga 2029.
20 September 2026
Berita Lainnya

Freeport Siapkan Tambang Kucing Liar dengan Investasi Rp25 Triliun
Minggu, 20 September 2026, 17.50 WITA

Pengukuran Rumah Presiden, Langkah Nyata Mar'ie Muhammad Tegakkan Keadilan Pajak
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Penerimaan Pajak Digital Capai Rp57,23 Triliun hingga Agustus 2026
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Tujuh Negara Dunia Bebas Utang, Rasio PDB Terendah
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

WNI Diduga Jadi Korban Penipuan Uang Palsu di Kasino Singapura
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Kawah Anak Krakatau Tampak Seperti Telur Ceplok Akibat Aktivitas Vulkanik
Minggu, 20 September 2026, 17.49 WITA

Pertamina Puncaki Daftar Perusahaan Terbesar di Indonesia
Minggu, 20 September 2026, 17.48 WITA

Trump Blokir Akses Tiga Media ke Gedung Putih
Minggu, 20 September 2026, 17.48 WITA

