Minggu, 20 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Subsidi di Takalar Menjelang Musim Tanam

Pupuk Indonesia terus tingkatkan efisiensi penyaluran pupuk bersubsidi di Takalar, dengan realisasi 58% dari alokasi hingga pertengahan September 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 20 September 2026, 17.45 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Pupuk Indonesia Percepat Penyaluran Subsidi di Takalar Menjelang Musim Tanam📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menjelang dimulainya Musim Tanam III periode Oktober 2026 hingga Maret 2027, PT Pupuk Indonesia (Persero) memperkuat upaya optimalisasi penebusan pupuk bersubsidi di Kabupaten Takalar. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjamin ketersediaan input pertanian yang sesuai prinsip 7 Tepat, mulai dari jenis, jumlah, harga, waktu, tempat, mutu, hingga sasaran penerima. Dengan dukungan dari berbagai pihak, penyaluran diharapkan berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan petani secara tepat waktu.

Dalam forum Rembuk Tani dan Tebus Bersama, Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh menekankan pentingnya sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, penyuluh pertanian lapangan (PPL), Penyediaan Usaha Distribusi (PUD), serta kios resmi (PPTS). Koordinasi yang efektif dinilai sebagai kunci untuk mengantisipasi potensi hambatan dan menyelesaikan kendala sejak dini. Upaya ini tidak hanya mempercepat distribusi, tetapi juga memastikan pupuk sampai ke petani yang berhak sesuai alokasi yang ditetapkan.

Kepala Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor mulai dari hulu hingga hilir. Ia menegaskan bahwa kelancaran penyaluran tergantung pada keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan. Dengan komunikasi yang terbuka dan sistem evaluasi berkala, perusahaan berharap dapat meminimalkan hambatan operasional dan menjamin petani mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan dan jadwal budidaya.

Data per 15 September 2026 menunjukkan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi di Takalar telah mencapai 17.167 ton, atau 58% dari total alokasi 29.776 ton. Sebanyak 18.313 petani dari total 29.068 yang terdaftar dalam e-RDKK telah melakukan penebusan, mencapai 63% dari jumlah total petani yang terdaftar. Stok pupuk di wilayah ini juga masih aman, dengan tersedia 2.042 ton di PPTS resmi per 16 September, sesuai alokasi dan ketentuan berlaku.

Di tingkat provinsi, Sulawesi Selatan telah menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebesar 132.228 ton untuk didistribusikan ke petani. Pupuk Indonesia terus mendorong peningkatan kapasitas PPTS, menyelenggarakan edukasi kepada petani, serta melakukan pemantauan rutin bersama pemangku kebijakan. Upaya ini bertujuan memperkuat sistem distribusi dan memastikan penyaluran pupuk bersubsidi berjalan transparan, efisien, dan berkelanjutan demi menopang produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya